NEWSTICKER
 Pengamat ekonomi Indef Bhima Yudhistira - - Foto: MI/ Permana
Pengamat ekonomi Indef Bhima Yudhistira - - Foto: MI/ Permana

Pekerja Non-WFH Disebut Perlu Insentif Khusus

Ekonomi insentif fiskal
Annisa ayu artanti • 18 Maret 2020 10:42
Jakarta: Pemerintah dinilai perlu mengeluarkan insentif dan aturan khusus bagi masyarakat yang tidak bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Sebab, kebijakan ini hanya bisa dilakukan oleh beberapa sektor industri saja.
 
Pengamat ekonomi Indef Bhima Yudhistira menyebut sistem bekerja dari rumah lebih cocok bagi pekerja di sektor jasa, seperti jasa digital, telekomunikasi, dan perdagangan. Sementara pekerja di sektor industri manufaktur dan logistik tidak bisa melakukan WFH.
 
Karena itu, pemerintah seharusnya dapat membuat surat edaran khusus yang mengatur fleksibilitas pekerja beserta industrinya dan mengatur detil mengenai remunerasi dan jam kerja para pekerja.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jangan sampai yang terjadi adalah unpaid work from home, atau dianggap cuti di rumah tanpa dibayar. Skema detail ini yang belum ada instruksi dari pemerintah pusat, sehingga banyak perusahaan tidak langsung menerapkan WFH itu," kata Bhima kepada Medcom.id Rabu, 18 Maret 2020.
 
Selain itu, pemerintah semestinya juga bisa membebaskan PPh pasal 21 atau pajak atas penghasilan bagi para pekerja. Kemudian pemberian insentif khusus kepada rumah sakit serta tambahan bonus lembur kepada para tenaga medis.
 
"Untuk tenaga medis, bisa diberikan insentif tambahan karena kondisinya memang cukup darurat, dan mereka rentan terpapar virus korona. Bentuk insentifnya bisa dimulai dari pembebasan PPh 21, kemudian RS BUMN punya kebijakan bersama penambahan bonus lembur dan lain-lain," tukasnya.
 
Bekerja dari rumah merupakan imbauan langsung Presiden Joko Widodo karena semakin meluasnya penyebaran virus korona di dalam negeri. Pemerintah menilai upaya yang bisa dilakukan saat ini adalah membatasi ruang gerak dan jarak sehingga penyebaran virus tidak semakin meluas.
 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif