Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Medcom.id/ Husen Miftahudin)
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Medcom.id/ Husen Miftahudin)

Pendapatan Negara Baru 54,9% dari Target

Ekonomi apbn penerimaan negara bukan pajak penerimaan pajak
Husen Miftahudin • 24 September 2019 21:23
Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi pendapatan negara hingga akhir Agustus 2019 sebesar Rp1.189,3 triliun. Jumlah tersebut baru mencapai 54,9 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 sebesar Rp2.165,1 triliun.
 
Realisasi pendapatan negara per akhir Agustus tumbuh 3,2 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Namun menengok realisasi pendapatan negara pada Agustus 2018 sebesar Rp1.152,9 triliun, pertumbuhannya mencapai 18,4 persen ketimbang Agustus 2017.
 
"Kalau dilihat dari pertumbuhannya dibanding tahun sebelumnya, maka kita tahun 2019 ini terjadi pelemahan," kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam pemaparan APBN Kita di Gedung Ditjen Pajak, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa, 24 September 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bila dirinci, pendapatan negara terbagi menjadi pendapatan dalam negeri dan penerimaan hibah. Pada pendapatan dalam negeri, Kemenkeu mencatat jumlah penerimaan perpajakan yang terkumpul hingga akhir Agustus 2019 sebesar Rp920,2 triliun.
 
Realisasi penerimaan perpajakan itu setara dengan 51,5 persen dari target. Pertumbuhannya pun hanya 1,4 persen dari tahun lalu, padahal di 2018 pertumbuhannya mencapai 16,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
 
Sementara, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tercatat sebesar Rp268,2 triliun. Angka ini setara 70,9 persen dari target dengan tingkat pertumbuhan dibandingkan tahun sebelumnya mencapai 11,6 persen.
 
Adapun realisasi penerimaan hibah hingga 31 Agustus 2019 tercatat sebanyak Rp1 triliun. "Angka ini melebihi target sebesar Rp400 miliar, tapi pertumbuhannya turun 80,9 persen dibandingkan capaian di tahun 2018," jelas Sri Mulyani.
 
(EKO)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif