Ilustrasi anggaran belanja pegawai pemerintah daerah - - Foto: dok AFP
Ilustrasi anggaran belanja pegawai pemerintah daerah - - Foto: dok AFP

Pemda Kurang Produktif, Habiskan 64% Anggaran hanya untuk Gaji Pegawai

M Ilham Ramadhan • 09 Februari 2022 08:45
Jakarta: Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Astera Primanto Bhakti menilai desentralisasi fiskal di Indonesia yang berjalan sekitar dua dekade sudah berada pada jalur yang tepat. Namun agenda yang bertujuan menciptakan pemerataan ekonomi itu memiliki tantangan yang mesti bisa diselesaikan bersama.
 
"Kami melihat capaian desentralisasi fiskal selama 20 tahun ini sebenarnya positif. Tapi ini walaupun kinerjanya positif, kita punya tantangan," kata dia dalam sebuah seminar, Selasa, 8 Februari 2022.
 
Hal yang paling disoroti sebagai tantangan dalam desentralisasi fiskal ialah pemanfaatan dana transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) yang belum optimal. Astera mengatakan pemerintah daerah cenderung banyak menghabiskan anggaran untuk belanja pegawai.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bahkan, 64,8 persen dana alokasi umum (DAU) dari TKDD dimanfaatkan oleh pemda untuk memenuhi belanja pegawai. Padahal di tingkat nasional, alokasi belanja pegawai hanya 32 persen hingga 24 persen.
 
"Struktur belanja daerah ini masih belum fokus. Jadi masih banyak program kegiatan sampai 29 ribuan sehingga belanja pegawainya tinggi," terang Astera.
 
Karenanya struktur belanja pemda harus segera dibenahi agar tak hanya berfokus pada penjatahan pegawai. Penajaman efisiensi dan peningkatan efektivitas program pemda juga mesti dilakukan agar dana yang ditransfer pemerintah pusat dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

 
"Ini yang mungkin kami akan lihat dan bisa dilakukan perbaikan. Jadi program-program yang sama jangan dilakukan pengulangan. Tapi ini bisa dilakukan secara bersama sehingga cost-nya bisa lebih rendah. Ini juga ada check and balance jadi bisa mengurangi risiko fraud dan lainnya," jelas Aster.
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif