Suku Bunga Simpanan Perbankan Diprediksi Terus Naik
LPS. Dok : MI.
Jakarta: Tingkat bunga penjaminan simpanan diprediksi akan terus naik. Ketetapan itu dilakukan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) merespons kenaikan suku bunga kebijakan moneter.

"Suku bunga simpanan perbankan masih terus mengalami kenaikan merespons kenaikan suku bunga kebijakan moneter dan potensial masih berlanjut," ujar Anggota Dewan Komisioner LPS Destry Damayanti di kantor LPS, Equity Tower SCBD, Jakarta, Selasa, 30 Oktober 2018.

Tingkat Bunga Penjaminan untuk periode 31 Oktober 2018 sampai dengan 12 Januari 2019 untuk simpanan dalam rupiah di bank umum dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) masing-masing mengalami kenaikan 25 basis poin. Hasil Rapat Dewan Komisioner LPS pada 29 Oktober 2018 juga menetapkan untuk valuta asing pada bank umum tidak mengalami perubahan.

Bunga penjaminan simpanan di bank umum dalam rupiah saat ini menjadi 6,75 persen dan simpanan dalam valas tetap di angka 2,00 persen. Sementara prubahan level poin terjadi pada nilai bunga penjaminan simpanan rupiah di BPR yang kini menjadi 9,25 persen.

"Kondisi dan risiko likuiditas masih relatif terjaga namun terdapat tendensi meningkat di tengah tren kenaikan bunga simpanan dan membaiknya penyaluran kredit," ungkapnya.

Merujuk pada PLPS Nomor 2 Tahun 2014, LPS menetapkan tingkat bunga penjaminan tiga kali dalam satu tahun yaitu pada minggu kedua bulan Januari, Mei, dan September. Penetapan diberi pengecualian saat terjadi perubahan pada kondisi perekonomian dan perbankan yang signifikan.

"Stabilitas sistem keuangan (SSK) terpantau stabil meski terdapat tekanan yang berasal dari penurunan nilai tukar dan volatilitas di pasar keuangan," tuturnya.



(SAW)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id