Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso. Foto: Medcom.id/Eko Nordiansyah.
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso. Foto: Medcom.id/Eko Nordiansyah.

Sampai Sekarang, Belum Ada Rencana Perpanjangan PPnBM 0% di 2022

Despian Nurhidayat • 22 November 2021 12:01
Jakarta: Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan, sampai saat ini belum ada usulan terkait dengan perpanjangan insentif fiskal berupa Pajak Penjualan Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) di 2022.
 
"Terkait dengan insentif fiskal di Program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) berupa PPnBM DTP (Ditanggung Pemerintah) untuk sektor otomotif, masih belum ada usulan dan pembahasan di 2022," ungkapnya kepada Media Indonesia, dilansir Senin, 22 November 2021.
 
Susiwijono mengakui, kebijakan insentif fiskal PPnBM nol persen pada 2021 memang sangat berhasil mendorong sektor otomotif, baik dari sisi demand dan supply. Namun, menurutnya belum ada pembahasan khusus apakah insentif fiskal berupa PPnBM nol persen yang merupakan bagian dari Program PEN akan dilanjutkan di 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Asyik, Diskon Pajak Kendaraan Bermotor Diperpanjang hingga Akhir 2021
 
"Alokasi Program PEN 2022 yang sekitar Rp321 triliun, belum terlihat ada alokasi khusus untuk insentif fiskal ini (PPnBM DTP)," jelas Susiwijono.
 
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan program PPnBM nol persen dengan pagu anggaran sebesar Rp2,99 triliun sudah terealisasi Rp1,73 triliun dan dinikmati oleh enam pabrikan kendaraan bermotor.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif