Ia menyebut pada tahun ini pemulihan ekonomi masih belum optimal karena pemerintah masih fokus pada penanganan pandemi. Sementara tahun depan, Suharso berharap pemulihan itu benar-benar bisa dicapai dengan berbagai strategi yang disiapkan.
"Sehingga masih terdapat recovery gap yang lebar. Akan tetapi pada 2022 nanti sangat penting untuk pemulihan," kata dia dalam rapat dengan Komisi XI DPR, Senin, 30 Agustus 2021.
Suharso menambahkan pemerintah perlu melakukan intervensi kebijakan yang tepat agar target pertumbuhan ekonomi nasional bisa dicapai. Terlebih pemerintah menargetkan Indonesia agar bisa menjadi negara maju pada 2045.
"Kita perlu satu keseimbangan antara kebijakan makro, stabilisasi dan pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Kalau dilihat sekarang kerjasama yang luar biasa dengan BI dalam rangka menghadapi pandemi ini, terutama untuk supaya enggak terjadi demand shock," ungkapnya.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan sejumlah program pembangunan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun demikian, program ini bisa dicapai dengan kerja sama lintas sektoral, pemerintah daerah, serta telah melalui proses politik di DPR.
"Kedepannya untuk Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2022, pemerintah telah merencanakan pelaksanaan berbagai major project yang diarahkan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi dan sasaran pembangunan lainnya," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News