Illustrasi. MI/RAMDANI.
Illustrasi. MI/RAMDANI.

Hingga Februari, Penerimaan Negara Capai 10% dari Target

Ekonomi ekonomi indonesia penerimaan negara bukan pajak
Eko Nordiansyah • 19 Maret 2019 19:21
Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penerimaan negara sampai 28 Februari 2019 mencapai Rp217,2 triliun atau 10 persen dari target sebesar Rp2.165,1 triliun. Realisasi penerimaan negara mengalami kenaikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp200,7 triliun.
 
Sementara itu, belanja negara tercatat sebesar Rp271 triliun sampai dengan akhir bulan lalu. Belanja negara juga mengalami kenaikan dibandingkan dengan realisasi belanja di Februari tahun lalu sebesar Rp249 triliun.
 
"Dengan demikian defisit Februari 2019 adalah defisit sebesar Rp54,6 triliun atau 0,34 persen dari PDB. Lebih besar dari defisit tahun lalu Rp48,3 triliun yang terhadap PDB-nya 0,3 persen," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa, 19 Maret 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski defisit, pemerintah mencatatkan kelebihan anggaran sebesar Rp143 triliun, jauh lebih besar dari periode sama tahun lalu sebesar Rp11,3 triliun. Sri Mulyani menjelaskan kelebihan anggaran yang lebih besar ini disebabkan oleh strategi pemerintah untuk melakukan front loading.
 
Dirinya menambahkan, pendapatan negara terdiri dari penerimaan perpajakan Rp177,2 triliun atau 9,09 persen dari target dalam APBN 2019. Realisasi penerimaan perpajakan tumbuh 10 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebesar Rp161,2 triliun.
 
Penerimaan perpajakan terdiri dari penerimaan pajak sebesar Rp160,8 triliun, serta penerimaan bea cukai sebesar Rp16,4 triliun. Penerimaan pajak telah mencapai 10,2 persen, sedangkan penerimaan bea cukai baru 7,9 persen dari APBN 2019.
 
Sementara itu, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) tercatat sebesar Rp39,9 triliun atau 10,6 persen dari target APBN 2019. Dibandingkan realisasi periode yang sama tahun 2018 sebesar Rp39,4 triliun, maka realisasi PNBP turun tipis sebesar 1,3 persen.
 
Adapun belanja negara terdiri belanja pemerintah pusat sebesar Rp145,7 triliun, atau 0,9 persen dari pagu APBN Tahun ini. Selain itu, ada transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp126,1 triliun, atau 15,3 persen dari yang dianggarkan di 2019.
 
"Dari sisi ini kondisi APBN bulan Februari 2019 ditunjukkan dengan pertumbuhan penerimaan negara yang tumbuh tipis hanya 0,2 persen. Sedangkan belanja negara tumbuh 9,2 persen, itu karena dibandingkan tahun lalu," pungkasnya.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif