Ilustrasi defisit anggaran negara - - Foto: dok MI
Ilustrasi defisit anggaran negara - - Foto: dok MI

2020, Anggaran Negara Defisit Rp956,3 Triliun

Ekonomi Sri Mulyani defisit anggaran APBN 2020
Eko Nordiansyah • 06 Januari 2021 16:51
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan anggaran negara selama 2020 mengalami defisit sebesar Rp956,3 triliun. Defisit terjadi karena belanja negara mencapai Rp2.589,9 triliun sedangkan penerimaan hanya Rp1.633,6 triliun.

"Angka ini lebih baik dari yang kita tulis dalam Perpres 72 yaitu Rp82,9 triliun lebih kecil dari Perpres 72 yang tadinya defisitnya Rp1.039,2 triliun," kata dia dalam video conference di Jakarta, Rabu, 6 Januari 2021.
 
Ia menambahkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 ini setara dengan 6,09 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Realisasi ini juga lebih kecil dari yang ditargetkan dalam Perpres 72 sebesar 6,34 persen dari PDB.
 
Apabila dirinci pendapatan negara tercatat mengalami pertumbuhan minus 16,7 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya. Namun realisasi pendapatan negara ini mencapai 96,1 persen dari target yang ditetapkan yaitu sebesar Rp1.699,9 triliun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dengan demikian pendapatan negara kita mengalami kontraksi 16,7 persen atau turun Rp327 triliun dari tahun lalu (2019) atau kalau dibandingkan UU APBN awal terjadi penurunan hingga Rp599,6 triliun," ungkapnya.
 
Sementara untuk belanja negara, tercatat justru mengalami pertumbuhan 12,2 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya. Realisasi belanja negara mencapai 94,6 persen dari target yang ditetapkan yaitu sebesar Rp2.739,2 triliun.

 
"Dalam hal ini kenaikan belanja tetap terjadi yaitu sebesar 12,2 persen. Terutama untuk belanja pemerintah pusat yang naik hingga 22,1 persen dibandingkan realisasi 2019. Artinya pemerintah pusat yang tahun lalu (2019) belanja Rp1.496,3 triliun tahun (2020) ini belanja Rp1.827,4 triliun," pungkas dia.
 
Dalam APBN 2020, pemerintah masih memiliki sisa lebih anggaran (SILPA) sebesar Rp234,7 triliun. Hal ini karena selama tahun lalu pemerintah menerbitkan pembiayaan anggaran mencapai Rp1.190,9 triliun atau di atas target Rp1.039,2 triliun.  
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif