Ilustrasi proses produksi vaksin covid-19 - - Foto: dok AFP
Ilustrasi proses produksi vaksin covid-19 - - Foto: dok AFP

Realisasi Belanja Vaksin Covid-19 Capai Rp11,72 Triliun

Ekonomi Kementerian Keuangan RAPBN 2021 vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19
Antara • 03 Agustus 2021 21:18
Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi belanja vaksin covid-19 hingga 31 Juli 2021 telah mencapai Rp11,72 triliun untuk 65,79 juta dosis vaksin.
 
"Ada beberapa untuk pelunasan dan ada juga yang untuk pembayaran uang muka. Karena ini sifatnya ada barang, beri uang muka, didistribusikan atau dikirim, selesai, kemudian dilunasi,” kata Direktur Anggaran Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kemenkeu Purwanto dalam webinar Keterbukaan Informasi Publik di Jakarta, Selasa, 3 Agustus 2021.
 
Hingga 31 Juli 2021, vaksinasi yang sudah dilakukan mencapai 67,76 juta dosis yang terdiri dari 47,23 juta dosis pertama dan 20,53 juta vaksin dosis kedua.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, vaksin yang sudah terdistribusi mencapai 86,25 juta dosis vaksin dari total 97,5 juta dosis vaksin yang berasal dari pengadaan pemerintah serta hibah. Sebagian vaksin, menurutnya, masih disimpan di gudang atau di PT Bio Farma.
 
Purwanto menambahkan pemerintah menyediakan anggaran sebesar Rp57,84 triliun untuk keseluruhan program vaksinasi, yang berasal dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp51,33 triliun dan Dana Alokasi Umum (DAU) ke daerah sebesar Rp6,51 triliun.
 
Anggaran tersebut tidak hanya digunakan untuk pengadaan vaksin, tetapi juga pengolahan informasi, distribusi, dan pelaksanaan vaksinasi. Pemerintah melalui DAU juga menganggarkan Rp1,96 triliun untuk insentif bagi vaksinator, termasuk TNI/Polri, bidan, dan tenaga perbantuan lain.
 
“Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) sudah menerbitkan surat edaran bahwa DAU atau DBH (Dana Bagi Hasil) bisa dipakai untuk penanganan vaksinasi. Di daerah, sampai 30 Juli 2021, anggaran untuk vaksinasi sudah terealisasi Rp575,24 miliar,” ujarnya.

 
Pemerintah pun menargetkan pada Agustus 2021 vaksinasi akan mencapai rata-rata dua juta dosis per hari. Saat ini, rata-rata vaksinasi harian masih berkisar pada satu sampai 1,5 juta dosis per hari.
 
"Tapi perlahan-lahan kita menuju dua juta dosis vaksinasi per hari. Karena di sini kita bukan hanya bicara stok vaksin, tapi juga Sumber Daya Manusia (SDM)-nya. Untuk menyuntik, itu harus dilatih, yang sudah bisa juga mesti dilatih meski sebentar supaya terstandar dan tidak salah," pungkas Purwanto.
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif