Bambang menambahkan realisasi tersebut karena belanja negara yang sudah digunakan hingga 30 Juni 2015 mencapai Rp773,9 triliun atau 39 persen dari total pagu belanja sebesar Rp1.984,1 triliun yang ditetapkan dalam APBN Perubahan 2015.
Sementara untuk pendapatan negara yang terkumpul sampai dengan hari kemarin mencapai Rp697,4 triliun atau sekitar 39 persen dari asumsi pendapatan negara tahun ini sebesar Rp1.761,6 triliun. "
Dengan kondisi ini, maka APBN kita defisit Rp76,4 triliun atau 0,66 persen dari PDB," kata Bambang, dalam rapat kerja (raker) bersama Banggar DPR, di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (1/7/2015).
Sementara itu, pembiayaan yang sudah keluar mencapai Rp194 triliun terdiri dari pembiayaan dalam negeri yang sebesar Rp256 triliun dan pembiayaan luar negeri yang defisit Rp21,1 triliun, sehingga pada posisi 30 Juni 2015 masih ada sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) sebesar Rp117,6 triliun.
"Jadi masih ada cash Rp117,6 triliun masih siap untuk dibelanjakan baik untuk keperluan K/L, non K/L, atau transfer daerah," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News