Ilustrasi anggaran pemulihan ekonomi RI - - Foto : dok Antara
Ilustrasi anggaran pemulihan ekonomi RI - - Foto : dok Antara

Realisasi Anggaran PEN Diyakini akan Terserap 100%

Ekonomi Anggaran Kementerian RAPBN 2020 pandemi covid-19 Pemulihan Ekonomi Nasional
Eko Nordiansyah • 25 September 2020 18:35
Jakarta: Pemerintah mengaku optimistis penyaluran anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun ini akan terserap 100 persen. Alokasi anggaran pemulihan ekonomi ini mencapai Rp695,2 triliun.
 
"Di akhir tahun outlook-nya akan terserap semua 100 persen," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam video conference usai Rakorpim di Bintan, Jumat, 25 September 2020.
 
Hingga 16 September, realisasi anggaran PEN sudah mencapai Rp254,4 triliun atau 36,6 persen dari pagu. Realisasi terdiri dari anggaran kesehatan Rp18,45 triliun, perlindungan sosial Rp134,45 triliun, sektoral K/L dan Pemda Rp20,53 triliun, insentif usaha Rp22,23 triliun, dan dukungan UMKM Rp58,74 triliun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Airlangga menambahkan dalam beberapa pekan terakhir memang terjadi percepatan penyerapan anggaran PEN. Dengan melakukan realokasi secara dinamis, anggaran yang dirasa berlebih dan tidak mungkin terserap di satu program segera direalokasi ke program lain yang tingkat penyerapannya sudah lancar.

 
"Kita melakukan ini dengan prinsip agar peningkatan serapan semaksimal mungkin, sehingga diharapkan dapat membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, utamanya kelas menengah ke bawah sekaligus juga menjadi penyangga ekonomi nasional," ungkapnya.
 
Meski begitu, Airlangga menyebut penyerapan program PEN baru dimulai di awal Juni 2020. Karenanya, pemerintah akan berupaya mendorong percepatan realisasi anggaran hingga akhir tahun.
 
"Artinya, tingkat penyerapan (sekitar) 40 persen dicapai hanya dalam kurun tiga bulan tiga pekan. Dengan tingkat penyerapan yang makin cepat ke depan, kami perkirakan bahwa anggaran PEN sebesar Rp695 triliun akan dapat terserap hingga 100 persen," pungkasnya.

 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif