Ilustrasi. FOTO: MI/ANGGA YUNIAR
Ilustrasi. FOTO: MI/ANGGA YUNIAR

Penyelenggaraan G20 Genjot Promosi Sekaligus Pemulihan Ekonomi dan Kesehatan

Husen Miftahudin • 02 Maret 2022 18:02
Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menilai penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia akan memberikan banyak manfaat. Paling tidak, Presidensi G20 Indonesia membawa tiga manfaat sekaligus, yaitu promosi Indonesia ke mata dunia, pemulihan ekonomi, dan pemulihan kesehatan.
 
"Ini semua secara langsung ataupun tidak langsung akan berdampak pada promosi Indonesia, pemulihan kesehatan, dan pemulihan ekonomi," kata Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo Usman Kansong, dalam diskusi bertajuk 'Sinergi Sukseskan Agenda Presidensi G20', yang digelar secara virtual, Rabu, 2 Maret 2022.
 
Usman mengungkapkan bahwa Presidensi G20 Indonesia yang acara utamanya akan digelar di 25 kota akan menjadi ajang promosi untuk memperlihatkan Indonesia kepada dunia sebagai negara besar, kaya, dan penuh dengan ide-ide kreatif untuk masa depan.

"Seperti di UNS (Universitas Sebelas Maret) yang menjadi pusat pengembangan baterai lithium, ini masa depan. Ini konteksnya ada dalam satu tema besar Presidensi G20 Indonesia, yaitu transisi energi," tegasnya.
 
Menurutnya, ajang promosi Indonesia ke mata dunia akan memberikan dampak perekonomian, yang akan bisa membantu pemulihan ekonomi akibat pandemi covid-19. Presidensi G20 Indonesia diperkirakan meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) hingga Rp7,4 triliun.

Peningkatan belanja negara

Ia menyebutkan akan terjadi peningkatan belanja negara untuk persiapan-persiapan penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia. Usman mencontohkan seperti industri perhotelan yang akan banyak disewa untuk berbagai acara G20 tahun ini.
 
"Ini kan akan menggerakkan ekonomi. Apalagi di situasi pandemi sekarang ini, pergerakan ekonomi sangat tergantung pada belanja negara. Jadi ini menjadi stimulus," tuturnya.
 
Selain itu, penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia tahun ini juga akan meningkatkan konsumsi domestik hingga Rp1,7 triliun. Beruntungnya, kondisi tersebut akan lebih banyak diraup oleh para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Koperasi.
 
"Artinya apa? Presidensi G20 ini bisa menjadi instrumen dalam pemulihan ekonomi selain tentu saja pemulihan kesehatan, contohnya orang yang mau datang ke satu tempat kan harus diperiksa dulu sudah vaksin belum. Ini kan peningkatan dari sisi pemulihan kesehatan," pungkas Usman.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ABD)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan