Menkeu Sebut Tingginya Impor Penyebab CAD Naik
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (FOTO: Medcom.id/Eko Nordiansyah)
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut tingginya impor menyebabkan defisit transaksi berjalan (CAD) mengalami kenaikan. Pertumbuhan impor juga merupakan dampak dari perekonomian Indonesia yang tetap tumbuh di tengah tekanan global.

"Kan kebutuhan ekonominya ternyata juga sangat meningkat, di satu sisi kita senang bahwa pertumbuhan ekonomi kita tinggi tapi konsekuensinya permintaan barang-barang impor juga meningkat," kata dia ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat, 9 November 2018.

Dirinya menambahkan, pemerintah akan terus memperhatikan perkembangan yang ada. Menurutnya dengan aliran modal masuk ke Indonesia yang lebih besar, maka peningkatan CAD yang terjadi sekarang ini bisa diantisipasi.

"Kita tetap akan tidak megorbankan pertumbuhan ekonomi terlalu besar, di dalam hal ini kita mencari keseimbangan hari-hati. Oleh karena itu kita tiap bulan akan review statistiknya, bagaimana permintaan barang impor baik migas maupun non migas," jelas dia.

Bank Indonesia (BI) sebelumnya mencatat defisit neraca transaksi berjalan pada triwulan III-2018 meningkat sejalan dengan menguatnya permintaan domestik. Defisit transaksi berjalan pada triwulan III-2018 tercatat sebesar USD8,8 miliar atau 3,37 persen PDB, lebih tinggi dibandingkan dengan defisit triwulan sebelumnya sebesar USD8 miliar atau 3,02 persen PDB.

"Dengan perkembangan tersebut, secara kumulatif defisit neraca transaksi berjalan hingga triwulan III-2018 tercatat 2,86 persen PDB sehingga masih berada dalam batas aman," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Agusman.

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id