Ilustrasi. Foto : MI/RAMDANI.
Ilustrasi. Foto : MI/RAMDANI.

Kemenkeu Bekukan Aliran Dana Desa Tahap III di Kabupaten Konawe

Ekonomi dana desa
Desi Angriani • 19 November 2019 19:51
Jakarta: Kementerian Keuangan (kemenkeu) hanya membekukan penyaluran dana desa tahap III bagi puluhan desa bermasalah di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Aliran dana dihentikan selama Kementerian Dalam Negeri mengidentifikasi desa-desa cacat administrasi tersebut.
 
Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Astera Prima mengatakan penyaluran tahap ketiga mencapai 40 persen dari total Rp930 juta anggaran per desa.
 
"Ini untuk tahap ke tiga berdasarkan identifikasi Kemendagri. Kami biasanya ke rekening desa dan itu kami freeze," katanya dalam diskusi Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) di Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Selasa, 19 November 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Prima menjelaskan hasil identifikasi nantinya akan menjadi bahan pertimbangan dan evaluasi Kementerian Keuangan dalam menyalurkan program dana desa di 2020 mendatang.
 
Ia pun enggan memperkirakan kerugian negara atas alokasi dana desa (ADD) terhadap desa-desa bermasalah itu. "Makanya kita harus sinkronisasi datanya dulu," ungkap dia.
 
Namun demikian, pemerintah tetap mendorong daerah lainnya segera memenuhi persyaratan penyaluran Dana Desa Tahap III sebagaimana diatur dalam PMK Nomor 193 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Dana Desa.
 
Pasalnya, dana yang dialoksikan sebesar Rp72 triliun itu diarahkan untuk penguatan kapasitas SDM perangkat desa dan pendamping, penguatan monitoring dan evaluasi, serta pemberian insentif kepada desa dengan kinerja terbaik melalui Alokasi Kinerja (AK).
 
"Ini saya rasa ini supaya penggunaannya lebih tepat guna dan tidak ada hal-hal yang tidak sesuai dengan peruntukan," pungkas Prima.
 
Adapun realisasi penyaluran Dana Desa dari RKUN ke RKUD per 31 Oktober 2019 sebesar Rp51,96 triliun atau 74,23 persen dari pagu alokasi. Angka tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 16,96 persen (yoy).

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif