Ilustrasi pendapatan negara - - Foto: MI/ Usman Iskandar
Ilustrasi pendapatan negara - - Foto: MI/ Usman Iskandar

Pendapatan Negara Baru Rp549,5 Triliun

Ekonomi kementerian keuangan penerimaan negara bukan pajak penerimaan pajak APBN 2020
Eko Nordiansyah • 20 Mei 2020 18:39
Jakarta: Kementerian Keuangan mencatat pendapatan negara hingga akhir April 2020 sebesar Rp549,5 triliun. Realisasi ini baru 31,2 persen dari target dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2020 sebesar Rp1.760,9 triliun.
 
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan penerimaan pajak sampai dengan akhir bulan lalu tercatat negatif 3,1 persen. Penerimaan dari sektor pajak yakni sebesar Rp376,7 triliun atau baru 30 persen dari target Perpres sebesar Rp1.254,1 triliun.
 
"Kita melihat posibility penurunan dari gerak ekonomi yang berarti kemampuan kita untuk men-collect pajak itu berkurang. Posibility di bulan ke depan ada pelemahan lagi," kata dia dalamvideo conferencedi Jakarta, Rabu, 20 Mei 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk penerimaan bea cukai tercatat sebesar Rp57,7 triliun atau 27,7 persen dari target Rp208,5 triliun dan tumbuh 16,7 persen. Sedangkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) baru mencapai Rp114,5 triliun atau 38,5 persen dari target Rp297,8 triliun.
 
Sementara untuk belanja negara, realisasinya sudah mencapai Rp624 triliun atau 23,9 persen dari target Rp2.613,8 triliun. Belanja negara tumbuh negatif 1,4 persen karena realokasi dan refocusing anggaran oleh pemerintah.
 
"Karena memang ketika kita langsung ada realokasi anggaran, belanja barang dan belanja perjalanan dinas langsung berhenti semua. Sementara belanja pegawai masih bisa berjalan," ungkapnya.
 
Belanja pemerintah pusat tercatat sudah Rp382,5 triliun atau 20,7 persen dari target Rp1.851,1 triliun dan tumbuh 3,4 persen. Ini terdiri dari belanja kementerian/ lembaga (K/L) sebesar Rp203,2 triliun dan belanja non-K/L sebesar Rp179,3 triliun.
 
Selain itu, belanja transfer ke daerah dan dana desa hingga 30 April 2020 tercatat sebesar Rp241,4 triliun atau 31,7 persen dari target Rp762,7 triliun. Belanja terdiri dari transfer ke daerah sebesar Rp220,5 triliun dan dana desa sebesar Rp21 triliun.
 
Dengan demikian, defisit APBN hingga April adalah Rp74,5 triliun atau 8,7 persen dari target Rp852,9 triliun. Defisit anggaran setara dengan 0,44 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) dari target 5,07 persen terhadap PDB.
 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif