Indonesia Kalah Tipis dari Vietnam soal EoDB

Desi Angriani 01 November 2018 16:56 WIB
kemudahan berusaha
Indonesia Kalah Tipis dari Vietnam soal EoDB
Ilustrasi. (FOTO: MI/Angga)
Jakarta: Peringkat kemudahan berusaha atau Ease of Doing Business (EODB) Indonesia berada di bawah negara Vietnam. Tercatat negara tetangga itu berada di posisi 69 dengan indeks 68,36 sedangkan, Indonesia menduduki peringkat 73 dengan indeks 67,98.

"Tidak ada perbaikan yang berarti dari tahun sebelumnya dibandingkan Vietnam dan Malaysia," ujar Analis Bank Dunia Maksym Lavorskyi dalam teleconference Bank Dunia mengenai kemudahan berusaha di Kantor Bank Dunia, Jakarta, Kamis, 1 November 2018.

Meski peringkat keduanya berada di atas rata-rata regional Asia Timur dan Pasifik dengan indeks 63,41. Peringkat Indonesia dan Vietnam masih jauh tertinggal dari Singapura di peringkat 2, Malaysia posisi 15, Thailand peringkat 27, dan Brunei Darussalam di peringkat 55.

"Singapura berada di peringkat 2 dan Malaysia di peringkat 15 untuk seluruh regional," imbuh dia.

Berdasarkan laporan Bank Dunia, Indonesia melakukan reformasi di tiga kategori yakni mempermudah proses memulai bisnis, mendaftarkan properti, dan meningkatkan akses ke kredit. Sementara Vietnam memprioritaskan kemudahan kontrak, pembayaran pajak, dan memulai bisnis.

Adapun Malaysia menerapkan enam reformasi dan memulai bisnis dengan lebih mudah, yakni memperkenalkan sistem registrasi online untuk pajak barang dan jasa. Sementara Thailand membuat pembayaran pajak menjadi lebih mudah dengan meningkatkan platform online untuk menghitung dan mengajukan pajak penghasilan perusahaan.

Sementara dari 25 negara di kawasan Asia Timur dan Pasifik, tiga di antaranya masuk 10 besar dunia, yakni Singapura, Hong Kong SAR, dan Tiongkok yang naik satu tempat ke posisi keempat.

"Tiongkok memiliki jumlah reformasi tertinggi kedua per ekonomi menurut Doing Business 2019, dengan tujuh reformasi," pungkas dia.



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id