Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan - - Foto: dok Kemenko Marves
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan - - Foto: dok Kemenko Marves

2 Hal Ini Jadi Kunci RI Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi

Nia Deviyana • 26 November 2021 13:55
Jakarta: Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan menjaga momentum pemulihan ekonomi Indonesia tak cukup dengan menekan kasus covid-19 semata, tetapi juga harus melakukan hilirisasi Sumber Daya Alam (SDA).

“Saat ini, melalui upaya hilirisasi SDA, Indonesia telah berubah menjadi pemain penting dalam supply chain mobil listrik. Presiden sudah berikan arahan untuk Nickle Ore, dan lainnya. Kita akan membuat Indonesia berubah ke depan ini,” ujar Luhut melalui ketetangan tertulis, Jumat, 26 November 2021.

Luhut bilang upaya hilirisasi SDA ini telah membuahkan hasil yang nyata. Di antaranya ekspor besi dan baja Indonesia mencapai USD16,5 miliar hingga Oktober ini dan diperkirakan akan menembus USD20 miliar pada 2021.
 
Ekspor besi dan baja mampu membantu kinerja neraca transaksi berjalan yang mencatatkan surplus pada triwulan III-2021. Terjaganya defisit neraca transaksi berjalan, kata dia, akan membantu Indonesia dalam menghadapi risiko global normalisasi kebijakan moneter AS pada 2022 dan 2023.

“Ke depan, kita tidak hanya berhenti di besi dan baja, tetapi produk lain seperti HPAL, battery cathode dan precursor. Terkait battery cathode dan precursor ini sudah berjalan, Indonesia melakukan kerja sama investasi dengan Inggris, untuk kemudian diekspor ke Eropa,” tuturnya.

Kerja sama investasi dorong pemulihan ekonomi

Pemerintah juga terus mendorong kerja sama investasi dengan berbagai negara, salah satunya Uni Emirat Arab. Hasil kunjungan ke Uni Emirat Arab pada November lalu menghasilkan komitmen investasi hingga sebesar USD44,6 miliar di berbagai bidang.

Upaya meningkatkan investasi juga terus dilakukan melalui proses penyederhanaan perizinan sebagai implementasi dari UU Cipta Kerja. Melalui penyederhanaan perizinan berusaha, pemerintah optimistis akan dapat memperbaiki iklim investasi di Indonesia sehingga dapat menarik investor lebih banyak lagi ke Indonesia.

“Berkaca dari keberhasilan kita menangani pandemi covid-19, Saya yakin perekonomian Indonesia akan terus melanjutkan momentum ekspansinya. Dikombinasikan dengan upaya transformasi ekonomi melalui hilirisasi SDA dan perbaikan iklim investasi yang terus menerus, Indonesia akan mampu keluar dari pandemi covid-19 dengan lebih kuat,” pungkas Luhut.


 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif