Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto : Medcom/Eko Nordiansyah.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto : Medcom/Eko Nordiansyah.

Tenang, Sri Mulyani Pastikan Utang RI Terjaga Rendah

Eko Nordiansyah • 13 April 2022 13:54
Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memastikan pemerintah akan menjaga utang dalam kondisi rendah. Bahkan ia menyebut, rasio utang Indonesia lebih rendah jika dibandingkan dengan negara lain.
 
"Rasio utang kita termasuk yang relatif rendah baik diukur dari negara-negara ASEAN, G20, atau bahkan seluruh dunia," kata dia dalam video conference, Rabu, 13 April 2022.
 
Meski tergolong rendah, ia mematikan, pemerintah akan hati-hati dan prudent dalam mengelola utang. Sri Mulyani juga tak ingin Indonesia bernasib seperti Sri Lanka yang mengalami gagal bayar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita akan lihat dari sisi bagaimana kita menjaga terutama dukungan Bank Indonesia kepada kita untuk tahun ini melalui SKB I dan III yang masih berjalan," ungkapnya.
 
"Dan juga dari sisi mengoptimalkan baik belanja negara maupun pendapatan negara yang saat ini mengalami peningkatan karena komoditas yang meningkat," lanjut dia.
 
Posisi utang Indonesia tercatat mencapai Rp7.014 triliun atau 40,17 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) hingga akhir Februari. Utang naik dari Januari 2022 sebesar Rp6.919 triliun atau 39,63 persen terhadap PDB.
 
Jika dirinci, utang terdiri denominasi rupiah sebesar Rp4.901 triliun dengan rincian Surat Utang Negara (SUN) sebesar Rp4.054 triliun dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebesar Rp847 triliun.
 
Sementara utang berdenominasi valas sebesar Rp1.262 triliun terdiri dari SUN sebesar Rp978 triliun dan SBSN sebesar Rp282 triliun. Adapun pinjaman tercatat sebesar Rp850 triliun atau 12,12 persen dari total utang.

 
(HUS)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif