Suasana rapat kerja di Banggar, DPR. (FOTO: Medcom.id/Eko Nordiansyah)
Suasana rapat kerja di Banggar, DPR. (FOTO: Medcom.id/Eko Nordiansyah)

Anggaran Kementerian Lembaga 2020 Turun Jadi Rp854 Triliun

Ekonomi anggaran kementerian RAPBN 2020
Eko Nordiansyah • 27 Juni 2019 14:08
Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengajukan anggaran belanja pemerintah pusat sebesar Rp854 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020. Belanja pemerintah turun 0,2 persen dibandingkan belanja tahun ini sebesar Rp855,4 triliun.
 
Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan rata-rata belanja kementerian/lembaga (K/L) mengalami kenaikan 8,2 persen sejak 2014 sampai 2019. Sementara belanja pegawai per tahunnya tumbuh 9,5 persen, belanja barang 14,3 persen, dan belanja modal 4,1 persen.
 
"Ini awal yang kita tetapkan sedikit turun dibanding pagu 2019 yang mencapai Rp855,4 triliun. Ini masih sangat sementara tentunya, dalam waktu berjalan akan di-review pemerintah," kata dia dalam rapat dengan Badan Anggaran (Banggar) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis, 27 Juni 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya pagu indikatif ini merupakan awal dari pembahasan Kerangka Ekonomi Makro Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF). Masih mungkin terjadi perubahan sampai dengan penyusunan rancangan APBN 2020 pada Juli 2019.
 
"Sebagai bahan penyusunan RAPBN 2020 tentunya alokasi daripada Rp854 triliun ini sejalan dengan kebijakan yang akan di desain oleh pemerintah satu untuk mendukung program prioritas pemerintah," jelas dia.
 
Dirinya menambahkan, pemerintah mengarahkan untuk efisiensi di belanja untuk K/L ini. Misalnya dengan efisiensi belanja barang K/L supaya bisa diarahkan ke arah yang lebih produktif untuk belanja K/L secara umum.
 
Tak hanya itu, pemerintah berharap kebijakan belanja tahun depan akan mendukung prioritas pemerintah. Apalagi pemerintah juga masih memiliki anggaran belanja melalui Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD).
 
"Kemudian juga dalam skema yang lebih luas kita juga punya belanja yang kita transfer ke daerah dalam bentuk TKDD. Termasuk dia yang sentuhnya secara prinsip juga ikut mendukung daripada pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional secara keseluruhan," pungkasnya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif