Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad. (FOTO: MTVN/Eko Nordiansyah)
Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad. (FOTO: MTVN/Eko Nordiansyah)

GWM Averaging Akomodir Pengelolaan Likuiditas Perbankan

Ekonomi giro wajib minimum
Eko Nordiansyah • 23 November 2016 11:26
medcom.id, Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut baik rencana Bank Indonesia untuk menerapkan sistem Giro Wajib Minimum (GWM) Averaging. Aturan ini merupakan inovasi dalam mendukung ketersediaan likuiditas bagi bank.
 
"Itu bagian dari makroprudensial yang memang ditempuh BI dan saya rasa ini inovasi yang memang diperlukan," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad di JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (22/11/2016) malam.
 
Dirinya menambahkan, aturan baru bank sentral akan memudahkan bank dalam mengelola kebutuhan likuiditasnya. "GWM Averaging akan membantu dan mengakomodir pengelolaan likuiditas perbankan dari bank," lanjut dia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: BI Perkenalkan GWM Averaging di 2017
 
Sebelumnya dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia, BI menyebut akan menerapkan kebijakan baru yaitu sistem Giro Wajib Minimum (GWM) Averaging mulai 2017.
 
"Berbeda dengan sistem GWM yang saat ini berlaku, sistem GWM Averaging hanya mewajibkan bank untuk memelihara rata-rata kecukupan GWM dalam satu maintenance period," kata Gubernur BI, Agus Martowardojo.
 
Baca: BI Mulai Terapkan GWM Averaging di Semester II-2016
 
"Dalam kaitan dengan strategi operasi moneter, kami memandang tersedianya ruang fleksibilitas pengelolaan likuiditas bagi bank akan dapat membantu bank untuk menyerap temporary liquidity shock sehingga tidak menimbulkan fluktuasi suku bunga yang berlebihan," jelas dia.
 
Dengan kelonggaran ini, bank sentral berharap jika transaksi antarbank akan semakin aktif. Selain itu gejolak suku bunga dapat lebih terkendali, dan transmisi kebijakan moneter semakin kuat.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif