Ilustrasi hasil lelang sukuk dalam bentuk rupiah - - Foto: MI/ Rommy Pujianto
Ilustrasi hasil lelang sukuk dalam bentuk rupiah - - Foto: MI/ Rommy Pujianto

Hari Ini Pemerintah Raup Rp2,8 Triliun dari Lelang Sukuk Negara

Eko Nordiansyah • 22 Maret 2022 19:34
Jakarta: Pemerintah mendapatkan tambahan dana sebesar Rp2,8 triliun dari lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), pada hari ini. Total penawaran yang masuk dalam lelang melalui sistem Bank Indonesia (BI) ini mencapai Rp13,38 triliun.
 
Melansir laman Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, Selasa, 22 Maret 2022 terdapat enam seri sukuk negara yang dilelang yaitu seri SPNS06092022, PBS031, PBS032, PBS030, PBS029, dan PBS033.
 
Seri PBS029 mendapatkan penawaran masuk terbesar yaitu Rp3,21 triliun namun jumlah nominal dimenangkan hanya Rp200 miliar. Pada sukuk negara seri ini tingkat imbalannya adalah 6,375 persen dengan periode jatuh tempo pada 15 Maret 2034.
 
Kemudian seri PBS032 mendapatkan penawaran masuk sebesar Rp2,18 triliun dengan nominal yang dimenangkan sebesar Rp850 miliar. SBSN seri ini memiliki tingkat imbalan 4,875 persen dengan periode jatuh tempo pada 15 Juli 2026.
 
Seri PBS033 mendapatkan penawaran masuk sebesar Rp1,45 triliun dan sebesar Rp50 miliar diantaranya dimenangkan. Pada seri SBSN ini, tingkat imbalan adalah 6,75 persen dengan periode jatuh tempo pada 15 Juni 2047.
 
Selanjutnya seri PBS031 mendapatkan penawaran masuk sebesar Rp1,34 triliun dengan jumlah nominal yang dimenangkan adalah Rp600 miliar. Untuk seri ini tingkat imbalan yang ditawarkan adalah empat persen dengan jatuh tempo pada 15 Juli 2024.
 
Lalu seri PBS030 mendapatkan penawaran masuk sebesar Rp1,17 triliun dengan jumlah yang dimenangkan pemerintah adalah Rp1,1 triliun. Seri ini memiliki tingkat imbalan sebesar 5,875 persen dengan periode jatuh tempo pada 15 Juli 2028.
 
Terakhir seri SPNS06092022 mendapatkan penawaran masuk sebesar Rp4,02 triliun, namun tidak ada nominal yang dimenangkan dari seri ini. Padahal seri ini memiliki tingkat imbalan diskonto dengan periode jatuh tempo pada 6 September 2022.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif