Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bersama Ketua DPR RI Puan Maharni. FOTO: DPR RI
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bersama Ketua DPR RI Puan Maharni. FOTO: DPR RI

Ketua DPR Harap LPI Kurangi Jumlah Pengangguran

Ekonomi pengangguran investasi Ekonomi Indonesia DPR RI Sovereign Wealth Fund (SWF)
Angga Bratadharma • 13 Januari 2021 08:15
Jakarta: Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menerima Surat Presiden RI No R-03/Pres/01/2021 tentang Lembaga Pengelola Investasi (LPI) yang berisi nama-nama Dewan Pengawas LPI. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyerahkan surat tersebut kepada Ketua DPR RI Puan Maharani.
 
"Pembentukan Lembaga Pengelola Investasi atau Sovereign Wealth Fund (SWF) merupakan amanat Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker)," ungkap Puan, dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 13 Januari 2021.
 
Puan menjelaskan sesuai Pasal 165 UU Ciptaker, pembentukan Lembaga Pengelola Investasi dimaksudkan untuk meningkatkan dan mengoptimalisasi nilai aset secara jangka panjang dalam rangka mendukung pembangunan secara berkelanjutan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Organ Lembaga Pengelola Investasi terdiri atas dewan pengawas dan dewan direktur. Dewan pengawas terdiri dari menteri dan unsur profesional yang diangkat oleh Presiden," ujar Puan.
 
Nantinya, menurut Puan, nama-nama yang dikirim Presiden Joko Widodo sebagai Dewan Pengawas LPI akan dikonsultasikan dengan  DPR RI. "Dikonsultasikan dengan DPR. Sesuai UU Ciptaker, lembaga ini mulai beroperasi Januari 2021," ujarnya.
 
Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebelumnya mengatakan pemerintah akan menyiapkan modal awal sekitar Rp15 triliun sampai dengan Rp75 triliun untuk membentuk LPI atau SWF. Dengan modal awal sebesar itu, LPI akan mampu menarik atau mengelola investasi yang masuk ke Tanah Air sekitar Rp225 triliun atau tiga kali lipat dari modal awal.
 
Adapun Puan berharap nilai investasi sebesar itu dapat menggerakkan perekonomian Indonesia dan menyerap tenaga kerja. "Dengan menarik dana investasi tiga kali lipat sekitar Rp225 triliun, tentu akan menggerakkan ekonomi dan mengatasi pengangguran sesuai semangat UU Cipta Kerja," pungkas Puan.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif