Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani. (Foto: Medcom.id/Eko Nordiansyah).
Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani. (Foto: Medcom.id/Eko Nordiansyah).

Kadin Sudah Prediksi Kenaikan Suku Bunga BI

Eko Nordiansyah • 16 Agustus 2018 08:45
Jakarta: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengaku sudah memprediksi suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) akan dinaikkan. Selain karena tren kenaikan suku bunga oleh bank sentral di dunia, tekanan global juga 'memaksa' BI untuk menaikkan tingkat BI 7 day reverse repo rate bulan ini.
 
"Kalau kita dari dunia usaha kita sudah tahu suku bunga akan naik. Kita enggak kaget dan heran, kita sudah antisipasi," kata Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P Roeslani di Hotel Westin, Jakarta Selatan, Rabu, 15 Agustus 2018.
 
BI memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan atau BI-7 day reverse repo rate di level 5,50 persen atau naik 25 basis poin (bps) dari posisi sebelumnya. Langkah ini dilakukan otoritas moneter sebagai upaya untuk mempertahankan daya tarik pasar keuangan domestik.

Kenaikan yang dilakukan BI demi mengendalikan defisit transaksi berjalan (CAD) dalam batas yang aman. Pasalnya, posisi CAD kuartal II-2018 mencapai tiga persen dari produk domestik bruto (PDB) atau meningkat dari posisi kuartal I-2018 sebesar 2,2 persen dari PDB.
 
Rosan menambahkan, ke depan kenaikan suku bunga oleh BI masih mungkin terjadi mengingat rencana kenaikan suku bunga Amerika Serikat oleh the Fed. Meski begitu para pengusaha sudah memperhitungkan dampak kenaikan suku bunga terhadap biaya yang akan dikeluarkan nantinya.
 
"Karena sudah tahu, itu bukan membuat kita jadi panik. Kalau kita dari dunia usaha kita sudah tahu suku bunga akan naik, kenapa? Kita sudah melihat dari Fed akan menaikan suku bunga dua kali," pungkas dia.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan