Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. ANTARA FOTO/ Yudhi Mahatma.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. ANTARA FOTO/ Yudhi Mahatma.

Kerja sama Pertamina-Rosneft Mampu Tingkatkan Kualitas Pertumbuhan Ekonomi

Ekonomi kilang tuban
Annisa ayu artanti • 26 Mei 2016 21:06
medcom.id, Jakarta: Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengapresiasi kerja sama yang dilakukan antara PT Pertamina (Persero) dengan Open Joint-Stock Company (OJSC) Rosneft Oil Company.
 
Kerja sama investasi pembangunan kilang yang terintegrasi dengan PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) yang menghasilkan minyak mentah 35 ribu barel per hari ini diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.
 
Darmin mengakui, selama ini pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tinggi selalu diikuti oleh pertumbuhan impor yang justru lebih tinggi daripada pertumbuhan ekonomi itu sendiri. Ini karena pemerintah tidak pernah mengembangkan tiga kelompok industri yang dinilai sangat penting dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kelompok industri tersebut, yang pertama adalah petrokimia. Kemudian yang kedua adalah besi dan beji. Sementara yang ketiga adalah basic chemichal (kimia dasar) dan turunannya termasuk industri farmasi," ujar Darmin dalam penandatangan kerjasama Pertamina-Rosneft di Kantor Pusat Pertamina, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Kamis (26/5/2016) malam.
 
Menurut dia, investasi Rosneft yang diperkirakan sekitar USD13 miliar atau setara Rp175,5 triliun (kurs Rp13.500/USD) dalam membangun kilang minyak di Tuban merupakan langkah terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas. Dia berharap langkah itu membuat impor yang sebelumnya jadi tumpuan pertumbuhan ekonomi secara perlahan akan berkurang.
 
"Apabila kita menghasilkan, mengundang investasi untuk menghasilkan basic atau general capital, maka kita sudah akan melengkapi sumber kenaikan pertumbuhan ekonomi. Jadi anda semua tentu mengerti mengapa saya katakan kerjasama malam ini sungguh penting," imbuhnya.
 
Darmin melanjutkan, investasi perusahaan asal Rusia tersebut bakal menghasilkan cadangan energi bagi Indonesia. Pemerintah tak lagi harus mengeluarkan investasi khusus dari anggaran sendiri untuk mendongkrak cadangan energi dalam memenuhi kebutuhan.
 
"Secara bertahap kita bisa menyelesaikan masalah-maslah dasar yang sudah lama tidak kita sentuh di republik yang kita cintai ini. Mudah-mudahan kerjasama ini betul-betul efektif dan membawa keuntungan bagi kedua pihak, Indonesia dan Rusia," pungkas Darmin.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif