Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. FOTO: dok Kemenkeu.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. FOTO: dok Kemenkeu.

Sri Mulyani: Penerbitan Sukuk Hijau Global Capai USD5 Miliar

Antara • 13 Agustus 2022 16:00
Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah telah menerbitkan sukuk hijau global mencapai USD5 miliar hingga saat ini.
 
"Sejak 2018 pemerintah konsisten menerbitkan instrumen sukuk hijau, yang juga diterbitkan secara global," ungkap Menkeu Sri Mulyani dalam acara LIKE IT: Sustain Habit in Investing, Invest in Sustainable Instruments, dikutip Sabtu, 13 Agustus 2022.
 
Dengan penerbitan tersebut, ia menyebutkan Indonesia berhasil menjadi salah satu negara emerging market atau pasar berkembang yang mampu memposisikan dan memanfaatkan kesempatan, dengan terus meningkatnya kesadaran maupun kebutuhan untuk mencari instrumen yang bersifat ramah lingkungan.
 
Indonesia bahkan berhasil menerima penghargaan sebagai negara yang mampu memiliki transaksi sukuk dolar AS global terbesar dan sukuk hijau dolar AS yang terbesar dengan tenor 10 tahun.
 
Kendati begitu, Sri Mulyani mengungkapkan Indonesia tidak hanya berfokus kepada investor global dalam penerbitan sukuk hijau, lantaran saat ini Pemerintah RI mulai gencar menerbitkan sukuk ritel hijau domestik, terutama bagi para investor individual di Tanah Air.
 
"Langkah ini di dalam rangka untuk melakukan penetrasi yang semakin dalam dan luas bagi para investor di Indonesia, terutama level ritel," ucap dia.
 
Baca juga: Pemerintah Raup Dana Rp10,64 Triliun dari Lelang Sukuk Negara

 
Dengan begitu Sri Mulyani menilai para investor sukuk hijau di Indonesia tidak harus merupakan penanam modal dengan dana miliaran, tetapi juga dalam ukuran kecil seperti Rp500 ribu maupun Rp10 juta.
 
"Untuk segmennya, sukuk ritel terus ditingkatkan pemerintah yang menyasar kaum generasi milenial dan perempuan," jelas dia.
 
(HUS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif