Ilustrasi. Foto: Antara/Sigid Kurniawan
Ilustrasi. Foto: Antara/Sigid Kurniawan

APBD Direlokasi Rp51 Triliun untuk Penanganan Covid-19

Ekonomi sri mulyani anggaran virus corona
Eko Nordiansyah • 11 Mei 2020 16:51
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan ada realokasi dan refocusing Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp51,09 triliun. Realokasi dan refocusing anggaran tersebut akan digunakan untuk penanganan pandemi virus korona (covid-19).
 
"Untuk bidang kesehatan sebesar Rp22,34 triliun, jaring pengaman sosial sebesar Rp18,88 triliun, dan penanganan dampak ekonomi sebesar Rp9,88 triliun," kata dia dalam keterangan di Jakarta, Senin, 11 Mei 2020.
 
Hingga 8 Mei 2020, sebanyak 479 daerah telah menyampaikan Laporan Penyesuaian APBD. Dari laporan ini, komposisi belanja daerah mengalami perubahan yaitu adanya penurunan belanja barang/jasa dari 24,87 persen menjadi 20,86 persen, dan modal dari 18,16 persen menjadi 12,89 persen.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Di sisi lain, ada kenaikan belanja lainnya yaitu dari 24,63 persen menjadi 30,33 persen yang ditujukan untuk antara lain bantuan sosial (bansos) dan belanja tidak terduga," ungkap dia.
 
Selain itu, pemerintah melakukan penyesuaian alokasi transfer ke daerah dan dana desa (TKDD), untuk pendanaan penanganan covid-19 beserta dampaknya secara terpusat dan terkoordinasi. Sehingga dana yang dikurangi dari TKDD pada dasarnya kembali untuk masyarakat di daerah melalui bansos, insentif UMKM, dan sebagainya.
 
"Kita meminta kepada daerah untuk dapat melakukan refocusing terutama Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik," pungkasnya.
 

(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif