Ilustrasi pabrik pembuatan mobil - - Foto: dok Kemenperin
Ilustrasi pabrik pembuatan mobil - - Foto: dok Kemenperin

Yes, Pemerintah Perpanjang Diskon PPnBM untuk Mobil

Eko Nordiansyah • 16 Januari 2022 19:34
Jakarta: Pemerintah kembali memperpanjang pemberian diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM) untuk kendaraan bermotor tahun ini. Namun, pemberian diskon ini berbeda dengan tahun lalu.
 
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan perpanjangan insentif PPnBM ini sudah disetujui oleh Presiden Joko Widodo. Nantinya, pajak barang mewah ini akan berbeda perkuartalnya meski diperpanjang hingga akhir 2022.
 
"Bapak Presiden menyetujui diberikan fasilitas tarif PPnBM yang ditanggung pemerintah khusus untuk sektor otomotif," kata dia dalam video conference, Minggu, 16 Januari 2022.
 
Untuk mobil seharga Rp200 juta ke bawah atau masuk dalam kategori low cost green car (LCGC), seharusnya dikenakan tarif PPnBM tiga persen. Di kuartal I, pemerintah akan memberikan insentif full atau menanggung biaya PPnBM sebesar tiga persen tadi.
 
"Di kuartal I diberikan fasilitas nol persen, artinya tiga persen ditanggung pemerintah. Di kuartal II itu dua persen ditanggung pemerintah, di kuartal III satu persen ditanggung pemerintah dan di kuartal IV bayar penuh yaitu sesuai dengan tarifnya yaitu tiga persen," ungkapnya.
 
Sementara untuk harga mobil antara Rp200 juta sampai Rp250 juta yang dikenakan tarif PPnBM sebesar 15 persen akan diberikan potongan 50 persen sehingga pajaknya hanya 7,5 persen. Untuk kategori ini, insentif hanya diberikan di tiga bulan pertama 2022 sehingga harus membayar full mulai kuartal II.
 
Tahun lalu, dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 120/PMK 010/2021, besaran insentif diskon PPnBM Kendaraan Bermotor yang semula diberikan dari Maret hingga Agustus 2021 diperpanjang hingga Desember 2021. Insentif yang diperpanjang meliputi, PPnBM DTP 100 persen untuk segmen kendaraan bermotor penumpang dengan kapasitas mesin sampai dengan 1.500 cc.
 
Kemudian PPnBM DTP 50 persen untuk kendaraan bermotor penumpang 4x2 dengan kapasitas mesin kurang dari 1.500 cc sampai dengan 2.500 cc, serta PPnBM DTP 25 persen untuk kendaraan bermotor penumpang 4x4 dengan kapasitas mesin kurang dari 1.500 cc sampai dengan 2.500 cc. 
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif