Menteri Keuangan Sri Mulyani - - Foto: Medcom.id/ Husen Miftahudin
Menteri Keuangan Sri Mulyani - - Foto: Medcom.id/ Husen Miftahudin

Penerimaan Negara Tumbuh 6,2% hingga Mei 2019

Ekonomi apbn penerimaan negara bukan pajak
Husen Miftahudin • 21 Juni 2019 16:09
Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penerimaan negara hingga akhir Mei 2019 sebesar Rp728,5 triliun. Angka itu setara 33,6 persen dari target Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2019, atau tumbuh 6,2 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.
 
"Realisasi APBN sampai akhir Mei 2019 sejalan dengan perkembangan ekonomi makro, masih menunjukkan kondisi terkendali dan kinerja yang cukup baik," kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam pemaparan APBN Kita di Kantor Kemenkeu, Jalan Dr Wahidin Raya, Jakarta Pusat, Jumat, 21 Juni 2019.
 
Total penerimaan negara tersebut berdasarkan total realisasi penerimaan dalam negeri sebanyak Rp727,7 triliun, naik 6,3 persen dibanding periode sama 2018. Ditambah penerimaan hibah sebesar Rp700 miliar atau tumbuh 51,1 persen dari akhir Mei 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun realisasi penerimaan dalam negeri terdiri dari penerimaan perpajakan sebesar Rp569,3 triliun dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp158,4 triliun. Masing-masing sudah mencapai 31,9 persen dan 41,9 persen dari target APBN 2019.
 
Secara year on year (yoy), penerimaan pajak dan PNBP tumbuh positif. Masing-masing naik 5,7 persen dan 8,6 persen.
 
"Ini (realisasi PNBP) membaik dibanding April yang justru kontraksi 14,8 persen. Jadi dari minus menjadi positif itu suatu pembalikan yang cukup besar," tutur dia.
 
Sementara, belanja negara sudah terserap sebanyak Rp855,9 triliun atau naik 9,8 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya. Jumlah tersebut setara 34,8 persen dari target belanja negara sebesar Rp2.461,1 triliun.
 
"Tingkat penyerapan belanja (Mei 2019) ini lebih baik dibandingkan pola yang sama dengan tahun lalu yang hanya 7,9 persen. Kalau dibandingkan bulan April dimana growth belanja 8,4 persen, belanja di Mei ini juga lebih tinggi atau lebih kuat," pungkas Sri Mulyani.
 

 

 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif