Gerakan peduli uang koin -- ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Gerakan peduli uang koin -- ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Mulai Peduli Uang Koin Yuk...

Dian Ihsan Siregar • 04 Desember 2014 18:15
medcom.id, Jakarta: Direktur Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI), Dian Karmila mengatakan, gerakan peduli koin dijalankan oleh BI, agar masyarakat memiliki rasa peduli terhadap uang koin.
 
"Banyak masyarakat ditaruh, jadi enggak digunakan dengan baik. Uang koin itu harus dimanfaatkan," ujar Dian, kepada Metrotvnews.com, Jakarta, Kamis (4/12/2014).
 
Menurut Dian, jika uang koin itu tidak bisa dimanfaatkan oleh negara, khususnya masyarakat. Maka banyak dana yang dihabiskan dalam mencetak uang koin tersebut.

Dia menjelaskan perihal uang koin yang dicetak setiap tahun, karena lebih tahan lama serta harga cetaknya tidak memakan biaya besar jika dibandingkan dengan mencetak uang kertas.
 
"Uang kertas dan koin, ongkos uang kertas lebih mahal, karena uang koin yang dicetak juga hanya uang recehan, bukan seperti uang kertas yang jumlahnya besar," ungkap Dian.
 
Ia mengharapkan masyarakat lebih peka dalam menggunakan uang koin. Ini dilakukan agar uang koin tidak mubazir, karena banyak yang tidak menggunakannya.
 
Ketika ditanya penarikan uang koin, Dian menambahkan, penarikan uang koin itu berdasarkan kebijakan yang dipegang penuh oleh BI, dimulai dari kelayakan dan lain-lainnya. Adapun batas waktunya tidak ada, selama uang koin itu digunakan oleh masyarakat, maka uang koin itu tidak akan dimusnahkan.
 
"Tidak ada batas waktu, misalnya uang koin Rp500 dan Rp1.000 masih banyak yang gunakan, jadi masih terus digunakan. Intinya tidak ada batas waktu," tutupnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan