Pemerintah Masih Kaji Pembebanan Tarif Cukai Plastik
Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi - - Foto: Antara/ Sigid Kurniawan
Jakarta: Pemerintah masih mengkaji pengenaan tarif cukai plastik. Nantinya, pengenaan cukai plastik tersebut bisa dibebankan kepada industri maupun masyarakat selaku pengguna.

Direktur Jenderal Bea Cukai Kemenkeu Heru Pambudi menegaskan tujuan pengenaan cukai semata untuk mengendalikan penggunaan plastik.

"Nanti yang mana yang paling optimal dan memudahkan masyarakat. Intinya kita tidak ingin membuat masyarakat menjadi terbebani," katanya di kantornya, Jakarta Timur, Selasa 27 November 2018.

Menurutnya, penjual di ritel besar bisa dibebankan tarif cukai plastik. Namun semua kemungkinan tersebut masih dibahas oleh berbagai kementerian/ lembaga terkait, termasuk Komisi XI DPR RI.

"Opsi ini dikenakan kepada saat selesai diproduksi juga bisa menjadi salah satu opsi. Opsi lain kita adalah seperti memungut di ritel yang besar ya. Itu opsi-opsi yang digodok ya," jelas dia.

Meski begitu, pemerintah tetap meminta masukan dari pengusaha sebelum menerapkan tarif cukai plastik. Di samping itu, para pengusaha juga didorong untuk memproduksi dan menggunakan kantong plastik ramah lingkungan.

"Di atas ini semua yang paling penting adalah kesadaran masyarakat. Percuma juga kalau kantong plastik kita kenakan cukai tapi masyarakat tetap menggunakan plastik sebagaimana sekarang ini," pungkasnya.





(Des)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id