Ilustrasi resesi ekonomi - - Foto: dok MI
Ilustrasi resesi ekonomi - - Foto: dok MI

Kebijakan Pemerintah Dinilai Tepat Hindari Resesi Ekonomi

Ekonomi Pertumbuhan Ekonomi Stimulus Ekonomi Imbas Korona Pemulihan Ekonomi Nasional Resesi Ancam Indonesia
Eko Nordiansyah • 01 September 2020 18:39
Jakarta: Anggota Komisi XI DPR Melchias Markus Mekeng menilai kebijakan pemerintah dalam menghindari terjadinya resesi ekonomi dalam negeri sudah tepat. Kebijakan tersebut diimplementasikan melalui berbagai program stimulus ekonomi.
 
"Dunia ini memang tidak seindah yang dibayangkan atau yang dikatakan. Tetapi kan optimisme harus dibangkitkan. Kalau pemerintah tidak bangun optimisme dalam situasi seperti sekarang ini, ya rusak negara ini," kata Mekeng dalam keterangan di Jakarta, Selasa,1 September 2020.

 
Ia menjelaskan berbagai program pemulihan ekonomi tersebut antara lain, bantuan produktif bagi UMKM, program kartu prakerja, subsidi gaji, dan relaksasi serta restrukturisasi kredit perbankan. Program-program tersebut, lanjutnya, sudah dibahas bersama DPR dengan narasi yang optimistis.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Itu semua program-program untuk pemulihan ekonomi. Kalau kita bicara sebagai orang pemerintah, tentunya kita harus memberikan harapan optimisme kepada masyarakat. Bahwa optimisme itu dibangun karena sedang menjalankan program pemulihan ekonomi nasional," jelas dia.
 
Mekeng menambahkan program tersebut mayoritas bertujuan untuk membangkitkan daya beli masyarakat. Pasalnya pertumbuhan ekonomi Indonesia selama ini masih disokong oleh konsumsi rumah tangga. Ia pun berharap upaya pemerintah dapat membawa ekonomi di kuartal III dan kuartal IV lebih baik dari kuartal sebelumnya agar Indonesia terhindar dari jurang resesi.
 
"Jadi apa yang disampaikan Menko Perekonomian dilihat dari sisi pemerintah. Bahwa ada orang atau pengamat mengatakan itu salah, ya orang itu melihat dari sisi lain. Jadi angle melihatnya berbeda. Tapi bukan tidak ngerti ekonomi. Semua orang juga bisa baca dari angka-angka yang ada, bukan hanya pengamat. Tapi kan pemerintah harus membangun optimisme," pungkas dia.

 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif