Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono. Foto: Medcom.id/Eko Nordiansyah.
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono. Foto: Medcom.id/Eko Nordiansyah.

Pemerintah Terbitkan Surat Utang untuk Bantu Dunia Usaha

Ekonomi surat utang dunia usaha
Eko Nordiansyah • 26 Maret 2020 12:11
Jakarta: Pemerintah berencana menerbitkan surat utang yakni recovery bond, yang akan digunakan untuk memberikan bantuan pendanaan bagi dunia usaha. Bantuan ini dimaksudkan agar mencegah pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat perlambatan usaha imbas virus korona (covid-19).
 
"Untuk mengurangi PHK, kita ingin menjaga supaya perusahaan, dunia usaha butuh cashflow, butuh likuiditas keuangan. Karena itu, pemerintah jajaki keluarkan satu bentuk surat utang baru atau bond, namanya recovery bond," kata Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono dalam video conference di Jakarta, Kamis, 26 Maret 2020.
 
Dirinya menambahkan, surat utang dalam mata uang rupiah ini bisa dibeli oleh Bank Indonesia (BI) ataupun swasta yang mampu seperti eksportir. Hasil penjualan surat utang ini akan dikelola oleh pemerintah, untuk kemudian disalurkan kepada dunia usaha yang membutuhkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dana dari hasil penjualan surat utang dipegang pemerintah, lalu disalurkan ke seluruh dunia usaha dalam bentuk kredit khusus yang seringan mungkin. Sehingga pengusaha dapat kredit khusus untuk bangkitkan dunia usaha," jelasnya.
 
Adapun syarat yang harus dipenuhi oleh pengusaha yang ingin mendapatkan pendanaan adalah tidak boleh melakukan PHK karyawannya. Kalaupun ada PHK, maka perusahaan tetap diharuskan untuk pertahankan 90 persen karyawan dengan gaji tidak berkurang dari sebelumnya.
 
Sayangnya penerbitan surat utang ini membutuhkan perubahan peraturan, terutama karena BI hanya bisa membeli surat utang dari secondary market. Untuk itu, pemerintah akan menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) sebagai payung hukumnya.
 
"Makanya pemerintah butuhkan Perppu. Kami targetkan Jumat besok, Kementerian Keuangan sudah selesaikan Perppu dari dasar penerbitan recovery bond," pungkas dia.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif