Menteri Keuangan Sri Mulyani. (FOTO: MI/Panca Syurkani)
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (FOTO: MI/Panca Syurkani)

Pemerintah Mulai Susun Format RAPBN 2020

Ekonomi kementerian lembaga RAPBN 2020
Dheri Agriesta • 23 April 2019 14:06
Bogor: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan pemerintah sudah mulai menyusun format Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020.
 
Dia mengatakan, seperti ditetapkan dalam peraturan pemerintah mengenai siklus anggaran, persiapan pelaksanaan atau penyusunan RAPBN 2020 sudah dimulai sejak Februari 2019.
 
"Dengan mulai membahas pokok-pokok kebijakan fiskal dan kerangka ekonomi makronya, dan hari ini dalam tahap menyusun pagu anggaran secara sementara untuk seluruh kementerian lembaga (K/L)," kata dia usai sidang kabinet paripurna di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa, 23 April 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wanita yang kerap disapa Ani ini menuturkan dalam rapat sidang kabinet paripurna tersebut, Presiden Joko Widodo memberikan arahan mengenai apa-apa yang menjadi prioritas untuk anggaran 2020.
 
Pertama, pemerintah harus menggunakan seluruh porsi kebijakan maupun instrumen, termasuk instrumen APBN dalam rangka memacu investasi dan ekspor.
 
"Terutama bertumpu kepada bagaimana meningkatkan kualitas SDM kita, dan juga tetap menjaga pembangunan infrastruktur karena berdasarkan pertumbuhan dan berbagai program yang kita lihat di masyarakat. Kebutuhan infrastruktur apakah itu dalam bentuk jalan raya, air, sanitasi, dan listrik, itu masih diusahakan di berbagai tempat," jelasnya.
 
Kedua, lanjut Ani, Presiden meminta agar anggaran diefisienkan. Terutama dari sisi belanja barang agar betul-betul memfokuskan anggaran untuk kebijakan pembangunan terutama belanja modal dan belanja-belanja yang berhubungan dengan sumber daya manusia (SDM) dan infrastruktur.
 
Ketiga, efisiensi birokrasi harus dilakukan, termasuk mendorong investasi dan ekspor melalui berbagai macam insentif, yaitu fiskal yang bisa dilakukan maupun dari sisi pelayanan untuk memberi kemudahan kepada investor.
 
"Dengan rambu tersebut dan juga dengan berbagai program-program yang selama ini sudah disampaikan untuk ditampung seperti kartu sembako, kartu KIP-kuliah, kartu pra-kerja, kami mulai menghitung kebutuhan anggaran untuk 2020," ujar dia.
 

(AHL)
MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif