Ilustrasi. Foto: MI/Rommy Pujianto
Ilustrasi. Foto: MI/Rommy Pujianto

Cara Sri Mulyani Tambal Kebutuhan Anggaran Imbas Kenaikan Covid-19

Ekonomi pelanggaran imigrasi Sri Mulyani pandemi covid-19
Eko Nordiansyah • 21 Juli 2021 19:28
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membeberkan langkah pemerintah untuk menutup kebutuhan anggaran yang meningkat seiring dengan kenaikan kasus covid-19 di Indonesia. Fokus tambahan anggaran digunakan untuk kesehatan dan perlindungan sosial.
 
Ia menjelaskan, salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah dengan melakukan realokasi belanja kementerian/lembaga (K/L). Hasil refocusing anggaran K/L ini akan digunakan untuk menambah anggaran bidang kesehatan dan perlindungan sosial.
 
"Ada tambahan Rp55,2 triliun anggaran untuk tambahan di bidang kesehatan dan bansos dan tambahan itu kita peroleh dari refocusing berbagai berbagai belanja K/L. Sekarang K/L mengalami refocusing tahap ke-4," kata dia dalam video conference, Rabu, 21 Juli 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sri Mulyani menambahkan, saat ini pemerintah masih menyisir belanja K/L yang masih bisa direalokasi dan dilakukan refocusing. Kemudian, ia menyebut, pemerintah akan tetap berusaha menjaga agar defisit anggaran tidak melebihi 5,7 persen dari PDB.
 
"Kami diperbolehkan oleh DPR dalam pembahasan laporan semester I untuk menggunakan SAL 2020 lalu dalam rangka untuk melaksanakan APBN 2021. Jadi SAL kita gunakan untuk tambahan belanja dan untuk mengurangi penerbitan SBN," ungkapnya.
 
Saat ini Sri Mulyani menyebut, penggunaan Sisa Anggaran Lebih (SAL) tahun lalu yang bisa digunakan tahun ini mencapai Rp186,67 triliun. Ini termasuk dana SAL 2020 yang sebelumnya sudah dialokasikan untuk tahun ini sebesar Rp15,8 triliun.
 
"Termasuk yang sudah ada dalam UU APBN Rp15,8 triliun. Tambahan penggunaan SAL untuk mengurangi utang mencapai Rp150,8 triliun. Jadi SAL ini mengurangi utang dan menambah kebutuhan realokasi belanja," pungkas dia.
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif