Ilustrasi Bank Indonesia. (MI/PANCA SYURKANI)
Ilustrasi Bank Indonesia. (MI/PANCA SYURKANI)

APPI Berharap Repo Rate Percepat Penurunan Suku Bunga

Angga Bratadharma • 27 Agustus 2016 15:20
medcom.id, Jakarta: Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) menyambut baik diterapkannya BI 7 Day Repo Rate oleh Bank Indonesia (BI), sebagai pengganti instrumen penentuan tingkat suku bunga acuan dari yang sebelumnya menggunakan BI rate. Pun BI mengubah ketetapan itu dengan melihat situasi dan kondisi perekonomian secara umum.
 
Ketua Umum APPI Suwandi Wiratno menilai, penerapan BI 7 Day Repo Rate merupakan langkah dari BI untuk menerapkan kebijakan moneter dalam kurun waktu jangka pendek. Tentu BI 7 Day Repo Rate memiliki karakteristik yang berbeda dengan BI rate yang indikatornya bersifat 12 bulan atau jangka panjang.
 
"Sebenarnya BI rate itu indikatornya 12 bulan. Sedangkan BI 7 Day Repo Rate itu sifatnya short term. Tentu tidak ada masalah (terhadap kinerja dan bisnis perusahaan pembiayaan) dengan penerapannya itu," kata Suwandi, kepada Metrotvnews.com, di Jakarta, Sabtu (27/8/2016).

Lebih lanjut, dirinya berharap, penerapan BI 7 Day Repo Rate bisa mempercepat penurunan tingkat suku bunga perbankan Indonesia. Apabila suku bunga perbankan turun maka akan memberi stimulus positif terhadap gerak bisnis perusahaan pembiayaan mengingat pendanaan perusahaan pembiayaan didominasi dari sektor perbankan.
 
"BI 7 Day Repo Rate itu untuk perbaikan dalam jangka waktu short term. Iya (diharapkan dampaknya terhadap cepatnya perbankan Indonesia menurunkan tingkat suku bunga utamanya suku bunga kredit)," tegas Suwandi.
 
Sebelumnya, BI telah secara resmi menggunakan BI 7 Day Repo Rate sebagai suku bunga acuan baru. Adapun BI 7 Day Repo Rate berada di level 5,25 persen. Dengan demikian, deposit facility ditetapkan berada di level 4,5 persen dan lending facility diturunkan dari tujuh persen ke enam persen.
 
Adapun struktur suku bunga atau term structure operasi moneter BI adalah tenor tujuh hari sebesar 5,25 persen; tenor dua minggu sebesar 5,45 persen; tenor satu bulan sebesar 5,70 persen; tenor tiga bulan sebesar 6,10 persen; tenor enam bulan sebesar 6,30 persen; tenor sembilan bulan sebesar 6,40 persen; dan tenor 12 bulan sebesar 6,50 persen.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan