Menkeu Sri Mulyani. Foto : MI/SUSANTO.
Menkeu Sri Mulyani. Foto : MI/SUSANTO.

Sri Mulyani Berharap Dampak Positif Usai Pertemuan AS-Tiongkok

Ekonomi Perang dagang
Eko Nordiansyah • 14 Oktober 2019 21:14
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berharap adanya dampak positif usai keberhasilan perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok. Kedua negara telah mencapai kesepakatan awal untuk melakukan perundingan lebih lanjut dalam usaha meredam ketegangan perang dagang.
 
"Harapan sekarang ini semoga ada keputusan interim antara Trump dan RRT mungkin ini juga akan memberikan dampak positif," kata dia ditemui di Kantor Pusat DJP, Jakarta, Senin, 14 Oktober 2019.
 
Dirinya menambahkan, dinamika global yang selama ini dipenuhi ketidakpastian memberikan dampak kepada Indonesia, khususnya ekspor-impor. Untuk itu, penurunan tensi perang dagang yang akan dibahas lebih lanjut, diharapkan bisa memberikan dampak pada kinerja neraca perdagangan nasional.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita sendiri di dalam negeri, kita lihat dari komponen-komponen yang terpengaruh oleh dinamika global itu ekspor-impor kita. Saya berharap penurunan ekspor yang selama ini terjadi bisa lebih kecil," jelas dia.
 
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini juga berharap kinerja impor Indonesia bisa membaik. Pasalnya penurunan impor menggambarkan perekonomian Indonesia yang mengalami pelemahan, sehingga pertumbuhan ekonomi tidak sesuai yang diharapkan.
 
"Impor ini juga menunjukkan leading indikator, jadi yang selama ini sudah negatif itu menggambarkan mereka juga akan mengurangi stok, atau mungkin juga pengaruhnya kepada pertumbuhan. Jadi nanti kita lihat dari sisi neraca perdagangannya," ungkapnya.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif