Ilustrasi. Foto: AFP
Ilustrasi. Foto: AFP

Penindakan terhadap Vape Ilegal Terus Menurun

Ekonomi tembakau Kementerian Keuangan bea cukai
Eko Nordiansyah • 28 September 2020 15:39
Jakarta: Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan mencatat penurunan jumlah penindakan terhadap produk alternatif tembakau seperti vape ilegal. Hal ini setelah adanya aturan mengenai industri Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL).
 
Analis Kebijakan Madya Direktorat Teknis dan Fasilitas Cukai DJBC Kemenkeu Hary Kustowo mengatakan kebijakan cukai sebagai salah satu upaya penegakan hukum (enforcement) terhadap industri ini. Dengan begitu pemerintah bisa memetakan industri HPTL.
 
"Dari situ kita juga bisa tahu mana produk yang legal dan mana yang ilegal. Paling tidak kita ingin supaya produk ini tidak terkontrol seperti sebelumnya," kata dia dalam diskusi virtual di Jakarta, Senin, 28 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sejak berlakunya aturan pada Juli 2018 lalu, sudah ada 218 penindakan dengan barang hasil penindakan sebanyak 10.802 liter senilai Rp1,5 miliar. Jumlah ini turun di tahun lalu, yang mencatat ada 104 penindakan dengan barang hasil penindakan sebanyak 384,3 liter senilai sekitar Rp500 juta.
 
"Ini semua karena mereka semua sudah mulai masuk sistem, dimana siapa yang produksi, mana merk-merk yang terdaftar dan sebagainya. Dari hasil penindakan ini ada beberapa orang yang sempat kita pidanakan, bahkan sudah divonis di pengadilan," jelas dia.
 
Ke depan, pemerintah berharap pemberlakukan kebijakan cukai HPTL bisa mendorong para pelaku usaha untuk lebih taat aturan. Apalagi produk HPTL punya peluang untuk diekspor ke negara lain seperti, Jepang, Malaysia, Thailand, hingga ke Eropa.
 
"Kami mengajak agar mereka bisa legal dalam berbisnis. Ini juga dalam rangka supaya mereka bisa naik kelas, bisa fair dengan yang legal. Betapa banyak permintaan ekspor untuk produk ini, bahkan untuk produk-produk tertentu pasarnya (ekspor) sudah jelas," pungkasnya.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif