NEWSTICKER
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara - - Foto : Medcom/ Desi Angriani
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara - - Foto : Medcom/ Desi Angriani

Antivirus Korona Diharapkan Tak Bikin Ekonomi RI Lemah

Ekonomi pariwisata penerbangan Virus Korona Insentif Pajak
Eko Nordiansyah • 25 Februari 2020 21:43
Jakarta: Pemerintah telah menerbitkan sejumlah insentif yang diharapkan menjadi antivirus untuk menangkal dampak virus korona terhadap ekonomi Indonesia. Paket insentif ini dinilai mampu menjaga perekonomian nasional di tengah perlambatan ekonomi global.
 
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan insentif yang diberikan diharapkan mampu menjaga ekonomi nasional dengan motor penggerak di sejumlah sektor.
 
"Kan kita enggak mau Indonesia juga ikut melemah, jadi kita musti berikan stimulus untuk Indonesia. Jadi itu adalah satu set, satu paket langkah-langkah yang dipikirkan pemerintah ke mana dia tengahnya," kata dia di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Selasa, 25 Februari 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Beberapa insentif yang diberikan adalah insentif pariwisata berupa penurunan harga tiket pesawat. Potongan diberikan untuk 10 destinasi wisata seperti Batam, Yogyakarta, Makassar, Labuan Bajo, Lombok, Malang, Manado, Silangit, Tanjung Pandan, dan Tanjung Pinang.
 
Suahasil menjelaskan insentif ini diharapkan mendorong kunjungan wisatawan domestik. Pasalnya kunjungan wisatawan asing tengah mengalami penurunan akibat larangan penerbangan dari dan menuju sejumlah negara akibat kekhawatiran virus korona.

 
"Kalau wismannya turun, ganti sama wisatawan domestik. Nah, apa yang dicari sama wisatawan domestik? Coba kamu kalau mau liburan cari apa? Nyari tiket murah ngga? Iya kan. Nyari hotel murah enggak? Iya. Terus nyari apa lagi? Makan murah. Nah itu yang kita pikirkan," jelas dia.
 
Meski begitu, ia belum bisa melihat dampak yang bisa dihasilkan dari pemberian insentif senilai Rp10,3 triliun tersebut. Dengan perekonomian yang terus berjalan, harapannya kegiatan ekonomi tidak akan menurun meski imbas penyebaran virus korona.
 
"Kita berharap itu bisa menggantikan potensi dari penurunan ekonomi dunia yang akan berimbas ke Indonesia. Nah seberapa besar? Itu kan kita lihat saja ke depannya, jadi jangan kita kemudian pada titik ini bikin spekulasi sendiri," pungkasnya.

 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif