Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Medcom.id/Khalisa.
Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Medcom.id/Khalisa.

Singgung Kontraksi Negara Lain, Sri Mulyani Yakin Ekonomi RI Mulai Pulih

Ekonomi Virus Korona Sri Mulyani Ekonomi Indonesia Krisis Ekonomi Pemulihan Ekonomi Nasional Resesi Ancam Indonesia
Eko Nordiansyah • 03 Oktober 2020 16:39
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meyakini pemulihan ekonomi nasional mulai terlihat setelah kontraksi pada kuartal II-2020. Saat itu, Indonesia mengalami pertumbuhan minus 5,32 persen atau tidak sedalam negara lain.
 
Sri Mulyani menyebut kontraksi yang dialami Indonesia terbilang lebih baik. Pasalnya pada saat yang sama, negara-negara tetangga justru mengalami kontraksi lebih dalam, termasuk pertumbuhan ekonomi negatif yang dialami oleh negara maju.
 
"Negara-negara tetangga kita, Malaysia, Thailand, Filipina, Singapura kontraksi mereka jauh lebih dalam. Negara-negara maju mereka mengalami kontraksi bahkan lebih dari 20 persen," kata dia dalam Hari Ulang Tahun Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) ke-74 secara virtual, Sabtu, 3 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski begitu, pemerintah tetap berusaha agar kontraksi ekonomi nasional tidak jatuh lebih dalam lagi kedepannya. Bahkan, Ia menilai, pemulihan ekonomi sudah mulai terlihat di kuartal III dan IV tahun ini, setelah kontraksi pada kuartal II-2020.
 
"Meskipun kontraksinya tidak dalam, untuk memulihkan ekonomi itu mulai terlihat di kuartal III dan kuartal IV. Kunci dari pemulihan ekonomi adalah tetap bisa mengatasi covid dan menjalankan kehidupan produktif dengan protokol kesehatan," ungkapnya.
 
Sri Mulyani sebelumnya memperkirakan, pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2020 antara minus 2,9 persen sampai minus satu persen. Sedangkan tahun ini ekonomi diprediksi kontraksi di kisaran minus 1,7 persen hingga minus 0,6 persen.
 
Walaupun ada penurunan kontraksi ekonomi dibandingkan kuartal sebelumnya, namun proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami revisi ke bawah. Hal ini tak lepas dari perkembangan penanganan covid-19 oleh pemerintah.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif