Foto: Grafis Medcom.id
Foto: Grafis Medcom.id

Pencairan Anggaran Kesehatan untuk Covid-19 Dipermudah

Eko Nordiansyah • 03 Juli 2020 13:35
Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mempermudah pencairan anggaran kesehatan yang akan digunakan untuk penanganan covid-19. Hal ini diharapkan bisa mendorong percepatan realisasi untuk anggaran kesehatan yang terbilang masih minim.
 
Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Kunta Wibawa mengatakan pencairan anggaran kesehatan terus berjalan. Namun untuk mengakselerasi pencairannya, Kemenkeu bisa mengeluarkan uang muka lebih dulu.
 
"Jadi dokumennya belum lengkap enggak apa-apa, lalu uang mukanya saja kita keluarkan sambil jalan dokumen itu dipenuhi sehingga governance-nya tetap terjaga," kata dia dalam video conference di Jakarta, Jumat, 3 Juli 2020.

Saat ini realisasi anggaran kesehatan baru 4,68 persen dari yang disiapkan sebesar Rp87,5 triliun. Meskipun dari total keseluruhan masih rendah, Kunta menyebut perkembangannya cukup bagus karena minggu sebelumnya realisasi masih 1,63 persen.
 
"Kita sudah lihat apa kendala-kendalanya dan sebenarnya lebih kepada gap antara realisasi dan fisiknya. Jadi di masyarakat sebenarnya sudah jalan misalnya terkait penanganan pasien covid-19 tapi uangnya yang belum 100 persen," jelas dia.
 
Anggaran kesehatan sendiri terdiri dari belanja penanganan covid-19 Rp66,8 triliun, insentif tenaga medis Rp5,9 triliun, santunan kematian Rp300 miliar, bantuan iuran JKN Rp3 triliun, gugus tugas covid-19 Rp3,5 triliun, dan insentif perpajakan di bidang kesehatan Rp9,05 triliun.
 
"Kalau kita lihat dari sisi kesehatan ini ada insentif tenaga medis, bantuan iuran, gugus tugas, insentif perpajakan. Yang insentif tenaga medis masih rendah tapi ini sudah mencakup hampir 62,5 persen dari tagihan," pungkasnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan