Kenaikan BI 7 Days Repo Diyakini Bisa Redam Pelemahan Rupiah
Ilustrasi. (FOTO: AFP)
Jakarta: Bank Indonesia (BI) akan menggelar rapat dewan gubernur (RDG) untuk memutuskan tingkat suku bunga acuan atau BI 7 days repo rate. Ekspektasi pasar keuangan menganggap bank sentral akan menaikkan suku bunga.

Ekonom BCA David Sumual memandang apabila BI benar-benar menaikkan tingkat bunga maka akan bisa memeredam gejolak yang terjadi di pasar keuangan, terutama untuk menekan pergerakan kurs rupiah.

David mengatakan kenaikan tingkat bunga akan memberikan kepastian bagi investor di tengah rencana kenaikan suku bunga Amerika Serikat, Fed Rate. Kepastian tersebut, kata David, terutama bagi investor yang sudah berinvestasi di dalam negeri agar tak menarik investasinya tersebut keluar dari Indonesia.

"Kenaikan suku bunga paling tidak bisa meredakan kekhawatiran kalau misalnya Fed rate naik, paling tidak menjaga juga investor yang ada di dalam," kata David pada Medcom.id, Jakarta, Rabu, 16 Mei 2018.

Sementara itu, BI telah menyatakan masih memiliki ruang yang cukup besar untuk menyesuaikan suku bunga kebijakan. Kebijakan tersebut diambil untuk memastikan terciptanya stabilitas perekonomian nasional di tengah meningkatnya tantangan global saat ini, terutama siklus peningkatan suku bunga di AS, meningkatnya harga minyak dunia, serta menguatnya risiko geopolitik sebagai akibat meningkatnya tensi sengketa dagang AS-Tiongkok dan pembatalan kesepakatan nuklir AS-Iran, telah mengakibatkan menguatnya dollar AS terhadap seluruh mata uang dunia, termasuk rupiah.

Gubernur BI Agus Martowardojo sebelumnya mengatakan melemahnya mata uang Garuda dalam beberapa pekan terakhir dianggap sudah tidak lagi sejalan dengan kondisi fundamental ekonomi Indonesia saat ini.

Sebagai informasi, rupiah hari ini, bergerak melemah ke level Rp14.108 per USD. Volatilitas kurs saat ini dipengaruhi oleh data ekonomi AS, terutama menyangkut kenaikan imbal hasil (yield) surat utang AS (US Treasury) yang bergerak ke level 3,072 persen atau 0,077 basis poin atau 2,58 persen.

 



(AHL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360