Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (MI/MOHAMAD IRFAN)
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (MI/MOHAMAD IRFAN)

Menkeu Ingin Laporan Keuangan Pemerintah Sehat

Ekonomi ekonomi indonesia
05 Juli 2019 13:05
Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menginginkan laporan keuangan pemerintah pusat tidak hanya mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tetapi juga sehat. Hal itu dinilainya penting agar pemerintah dipandang kredibel dan transparan dalam menjalankan fungsi dan tugasnya.
 
"Sehat itu artinya bahwa dari sisi belanja operasional bisa dibiayai oleh pendapatan operasional," katanya usai mengikuti Rapat Paripurna DPR RI dengan agenda Penyampaian RUU Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN (PPAPBN) TA 2018, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Jumat, 5 Juli 2019.
 
Ia mengatakan tidak semua belanja pemerintah bisa menjadi ekuitas sehingga tidak terlihat ada kenaikan pada neraca. Fakta tersebut, kata dia, disebabkan oleh banyak belanja modal yang dilakukan di daerah dan tidak terekap di dalam LKPP. Selain itu, belanja pemerintah pusat juga banyak yang kemudian dihibahkan ke daerah.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hal tersebut menyebabkan catatan di pemerintah pusat menjadi kurang. "Karena tidak semua belanja yang dilakukan pemerintah tercatat atau terekam dalam bentuk tambahan aset di pemerintah pusat," imbuhnya.
 
Dia mengakui kurangnya konsolidasi tentang laporan neraca pemerintah daerah. Karena itu, dia berharap kepada pihak yang berkepentingan untuk tidak hanya membaca laporan neraca di pemerintah pusat sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman.
 
Meski demikian, Menteri Sri Mulyani bertekad untuk terus menjaga agar neraca dan laporan keuangan pemerintah tidak hanya mendapat predikat WTP, tetapi juga sehat. Ia mengatakan ingin belanja operasional bisa dibiayai oleh pendapatan operasional sehingga tidak mengalami defisit, demi menjaga daya tahan keuangan negara.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif