Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - - Foto: MI/ Susanto
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - - Foto: MI/ Susanto

Kasus Covid-19 Melonjak, Anggaran Kesehatan Belum Berubah

Ekonomi Virus Korona Sri Mulyani RAPBN 2020 Pemulihan Ekonomi Nasional
Eko Nordiansyah • 15 September 2020 19:07
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut anggaran kesehatan untuk penanganan covid-19 belum berubah meski kasus covid-19 terus bertambah. Anggaran ini masih sesuai dengan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) atau sebesar Rp87,5 triliun.

Realisasi anggaran kesehatan itu sudah meningkat atau mencapai Rp15,8 triliun dari pagu yang disediakan. "Sekarang konsentrasinya seperti dibahas di rapat koordinasi dan rapat presiden, membantu secaraall outdaerah-daerah yang mengalami kenaikan positivity rate," kata dia dalam videoconferencedi Jakarta, Selasa, 15 September 2020.
 
Meski demikian, pemerintah terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program prioritas di bidang kesehatan. Pemerintah, lanjutnya, akan berupaya mendorong agar realisasi anggaran kesehatan dapat dipercepat melalui berbagai relaksasi kebijakan.
 
Selain itu, anggaran kesehatan akan difokuskan pada pelaksanaan program yang terkait langsung dengan upaya penanganan covid-19, baik operasional rumah sakit, maupun insentif dan santunan kematian bagi tenaga kesehatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita juga akan terus meningkatkan anggaran dalam rangka untuk komunikasi, sosialisasi, dan langkah-langkah baik oleh seluruh institusi seperti BNPB kerjasama polisi, TNI, dan pemda untuk bisa melakukan langkah-langkah penanganan di bidang kesehatan, dalam rangka peningkatan kesadaran masyarakat untuk memperbaiki disiplin dan kepatuhan protokol kesehatan," pungkasnya.
 
Dikutip dari data Satgas Penanganan Covid-19 di lamancovid19.go.idpada hari ini, jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Indonesia bertambah 3.507 orang sehari. Total pasien covid-19 menjadi 225.030 orang.
 
Penambahan kasus ini berdasarkan hasil pemeriksaan dengan metodepolymerase chain reaction(PCR) dan tes cepat molekuler (TCM) terhadap 42.636 spesimen. Sedangkan, pasien yang sembuh bertambah 2.660 orang, sehingga total menjadi 161.065 orang.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif