Ilustrasi PNS. (FOTO: MI/Ramdani)
Ilustrasi PNS. (FOTO: MI/Ramdani)

2020, Jokowi Tetap Janjikan Gaji ke-13 dan THR bagi PNS

Ekonomi tunjangan hari raya RAPBN 2020 Nota Keuangan 2019
Eko Nordiansyah • 16 Agustus 2019 16:10
Jakarta: Presiden Joko Widodo tetap menjanjikan gaji ke-13 serta Tunjangan Hari Raya (THR) bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dirinya menyebut, pemerintah tetap memperhatikan kesejahteraan bagi para aparatur negara.
 
Hal ini disampaikan Jokowi dalam pidato Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2020 beserta Nota Keuangannya di Gedung Nusantara, Kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Jumat 16 Agustus 2019.
 
"Dengan mempertahankan kebijakan penggajian yang sudah ada melalui pemberian gaji dan pensiun ke-13 serta THR," kata Jokowi.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dirinya menambahkan, pemerintah juga menyiapkan reformasi skema program pensiun dan Jaminan Hari Tua (JHT) untuk aparatur negara. Namun belanja pegawai yang meningkat harus dikaitkan dengan reformasi birokrasi, baik di pusat maupun di daerah.
 
"Birokrasi yang tidak melayani dan menghambat investasi, serta tidak responsif terhadap kebutuhan rakyat, harus dipangkas. Anggaran belanja barang yang boros dan membebani APBN, harus dihapus," jelas dia.
 
Tahun ini, pemerintah telah membayar THR bagi PNS, prajurit TNI, anggota Polri sebesar Rp11,4 triliun dan penerima pensiun atau tunjangan sebesar Rp7,6 triliun. Pembayaran dilakukan serentak pada Jumat, 24 Mei 2019, termasuk untuk THR bagi penerima pensiun/tunjangan.
 
Sedangkan, pencairan gaji ke-13 yang sudah disalurkan kepada para PNS sebesar Rp11,2 triliun ditambah dengan gaji ke-13 bagi para pensiunan PNS sebesar Rp7,6 triliun. Sehingga total anggaran yang dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebesar Rp18,8 triliun di tahun ini.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif