Ilustrasi tenaga kesehatan - - Foto: dok Medcom
Ilustrasi tenaga kesehatan - - Foto: dok Medcom

Wow! BPK Temukan Kelebihan Pembayaran Insentif 8.961 Tenaga Medis

Antara • 01 November 2021 17:25
Jakarta: Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan adanya kelebihan pembayaran atas insentif 8.961 tenaga kesehatan (nakes) akibat kesalahan teknis dalam aplikasi yang dikelola oleh Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM (PPSDM) Kesehatan.

"Kelebihan pembayaran ini tercatat sampai dengan dari 1 Januari 2021-19 Agustus 2021 dan bervariasi antara Rp178 ribu sampai dengan Rp50 juta," kata Ketua BPK Agung Firman Sampurna dalam konferensi pers, Senin, 1 November 2021.
 
Dengan begitu, BPK merekomendasikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melalui Badan PPSDM Kesehatan untuk memproses sisa kelebihan pembayaran insentif nakes yang masih ada per September 2021.
 
Hasil pemeriksaan BPK tersebut merupakan bagian dari pemeriksaan atas pengelolaan pinjaman luar negeri Indonesia Emergency Response to covid-19 pada 2020-2021 pada Kementerian Kesehatan sejumlah USD500 juta dari Bank Dunia dan Bank Investasi Infrastruktur Asia (AIIB).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Agung, tujuan pemeriksaan adalah memberikan penilaian atas kepatuhan program atau kegiatan dalam mencapai Disbursement Linked Indicator (DLI)/Disbursement Linked Result (DLR) pinjaman luar negeri tersebut.
 
"Pinjaman itu diberikan dengan beberapa indikator, jadi setelah indikatornya tercapai seperti pembentukan gugus tugas nasional covid-19 dan sebagainya, barulah pinjaman tersebut cair," ujarnya.
 
Dari berbagai indikator tersebut, BPK melakukan pemeriksaan yang menemukan kelebihan pembayaran insentif tenaga kesehatan karena adanya proses pembersihan data yang terlewatkan saat implementasi aplikasi pemberian insentif.
 
Meski begitu, Agung belum bisa mengungkapkan besaran total kelebihan insentif yang dikeluarkan kepada nakes, mengingat proses pemeriksaan masih berlangsung hingga saat ini.
 
"Nanti hasil pemeriksaannya akan dirilis dan bisa dilihat secara terbuka, beserta solusi yang kami berikan," tutupnya.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif