Ilustrasi. Foto: Antara/Sigid Kurniawan
Ilustrasi. Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Duh, Anggaran Pemda di Perbankan Naik Lagi Jadi Rp194,54 Triliun

Ekonomi Perbankan pelanggaran imigrasi Sri Mulyani pemda
Eko Nordiansyah • 24 Mei 2021 16:57
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, simpanan pemerintah daerah (pemda) yang ada di perbankan masih mengalami kenaikan. Bahkan hingga akhir April 2021, simpanan pemda yang ada di perbankan mencapai Rp194,54 triliun.
 
"Ini kita lihat bulan April 2021 Rp194 triliun simpanan pemda di perbankan. Ini naik terus menerus semenjak dari bulan Januari," kata dia dalam rapat dengan Komisi XI DPR di Jakarta, Senin, 24 Mei 2021.
 
Pada Januari 2021, jumlah simpanan pemda di perbankan adalah Rp133,5 triliun. Angka ini kemudian meningkat jadi Rp163,95 triliun pada Februari 2021, dan kembali meningkat jadi Rp182,33 triliun di Maret 2021. Lalu pada April naik Rp12,2 triliun atau 6,69 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Rekening pemerintah daerah pun masih meningkat. Jadi walaupun kita belum transfer penuh pun mereka masih punya dana hampir mendekati Rp200 triliun," ungkapnya.
 
Ia menambahkan, sejumlah daerah yang memiliki simpanan tertinggi di antaranya adalah Jawa Timur yang mencapai Rp25 triliun, Jawa Tengah Rp19 triliun, dan Jawa Barat Rp18 triliun. Sementara itu, Kepulauan Riau menjadi yang terendah dengan Rp0,18 triliun.
 
Sri Mulyani berharap anggaran pemda yang masih tersimpan di bank ini bisa digunakan untuk membantu pemulihan ekonomi nasional. Terlebih Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) juga telah bekerja keras untuk menahan tekanan akibat pandemi.
 
"Ini masih menjadi PR bagi kita. Tadi kalau ditanya sinkronisasi dimana APBN bekerja luar biasa keras dengan belanja membantu masyarakat, di daerah malah belum menjadi motor penggerak yang tinggi," pungkas dia.
 
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif