Fasilitas kesehatan di RS Darurat Korona Wisma Atlet Kemayoran - - Foto: dok Istimewa
Fasilitas kesehatan di RS Darurat Korona Wisma Atlet Kemayoran - - Foto: dok Istimewa

Pemerintah Punya Dana Cukup untuk Fasilitas Kesehatan Covid-19

Ekonomi fasilitas kesehatan RAPBN 2020 virus corona
Husen Miftahudin • 10 September 2020 17:49
Jakarta: Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan anggaran yang dimiliki pemerintah cukup untuk memenuhi fasilitas kesehatan sesuai dengan kebutuhan penanganan pandemi covid-19. Hal ini sekaligus menjawab keraguan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait keterbatasan kapasitas tempat tidur isolasi covid-19.
 
"Pemerintah menegaskan bahwa tidak ada kapasitas kesehatan yang terbatas. Pemerintah sudah mempunyai dana yang cukup," ungkap Airlangga dalam telekonferensi pers usai rapat koordinasi dengan delapan gubernur di Jakarta, Kamis, 10 September 2020.
 
Airlangga yang juga bertindak sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 ini menyatakan bahwa pemerintah akan terus menambah kapasitas rumah sakit dan tempat tidur isolasi covid-19 sesuai dengan kebutuhan. Ia meyakinkan kapasitas pelayanan kesehatan seluruh daerah termasuk DKI Jakarta akan terus dimaksimalkan oleh pemerintah pusat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemerintah pusat, ucap dia, juga akan terus memberikan perhatian serius kepada perkembangan situasi meluasnya pandemi covid-19. Termasuk akan selalu meningkatkan kapasitas rumah sakit dan fasilitas kesehatan.
 
Menurut Airlangga, peningkatan rumah sakit dan fasilitas kesehatan dengan memanfaatkan hotel bintang dua dan tiga. Hal ini mencontoh langkah dan upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah Sulawesi Selatan (Sulsel).

 
"Juga mempersiapkan ruang isolasi mandiri di Wisma Atlet di mana Wisma Atlet juga mempersiapkan baik di tower 5, 6, maupun khusus pekerja dari luar negeri yang ada di tower 7 dan 8," urai dia.
 
Pemerintah pusat terus mendorong rumah sakit di DKI Jakarta untuk dilakukan relaksasi terhadap pasien yang posisinya sudah hampir sembuh dan dalam tahap observasi di Wisma Atlet.
 
"Pemerintah mendorong agar rumah sakit yang ada di DKI itu untuk dilakukan relaksasi. Terutama terhadap pasien-pasien yang sudah hampir sembuh dan masih dalam tahap observasi. Itu di Wisma Atlet fasilitasnya tersedia," tegas Airlangga.
 
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya memprediksi rumah sakit akan penuh dengan pasien covid-19 bila Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total tak dilakukan. Saat ini ada 4.053 tempat tidur isolasi covid-19 yang tersebar di 67 rumah sakit rujukan covid-19.
 
Dari jumlah tersebut, sebanyak 77 persen di antaranya sudah terisi. Bila PSBB total tak diterapkan, maka seluruh tempat tidur isolasi tersebut akan terisi penuh oleh pasien.

 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif