Ilustrasi investasi properti - - Foto: dok Shutterstock
Ilustrasi investasi properti - - Foto: dok Shutterstock

Perpanjang Diskon Pajak, Pemerintah Berharap Masyarakat Beli Properti

Eko Nordiansyah • 10 Agustus 2021 19:57
Jakarta: Pemerintah memperpanjang Fasilitas Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) atas properti sampai Desember 2021. Ketentuan ini sebagaimana diatur melalui Peraturan Menteri Keuangan nomor 103/PMK.010/2021.
 
Kepala Badan Kebijakan Fiskal, Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu mengatakan, fasilitas ini diperpanjang setelah sebelumnya diberikan dari Maret hingga Agustus 2021 saja. Perpanjangan ini adalah bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

 
"Dengan perpanjangan fasilitas, Pemerintah berharap masyarakat kelas menengah terus memanfaatkan secara optimal untuk menggairahkan aktivitas sektor perumahan," kata dia dalam keterangan resminya, Selasa, 10 Agustus 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menambahkan, insentif diskon pajak properti ini juga diperpanjang untuk memberikan stimulus konsumsi untuk menjaga ritme pemulihan ekonomi. Perpanjangan fasilitas ini dilakukan untuk mendorong investasi rumah tangga kelas menengah yang tertahan karena PPKM.
 
"Selama pandemi, terlihat bahwa pendapatan kelas menengah relatif tidak terdampak secara signifikan, tetapi pengeluarannya terdampak pembatasan aktivitas dan gangguan kepercayaan dalam melakukan aktivitas," ungkapnya.
 
Sama seperti sebelumnya, fasilitas ini diberikan untuk rumah tapak dan rumah susun baru. Insentif 100 persen diberikan untuk rumah dengan harga jual paling tinggi Rp2 miliar, dan 50 persen untuk rumah dengan harga jual di atas Rp2 miliar sampai Rp5 miliar.
 
Febrio menyebut, sektor perumahan adalah sektor yang strategis. Pada tahun lalu, dari sisi tenaga kerja, sektor perumahan memiliki tenaga kerja hampir 8,5 juta orang atau 6,59 persen dari total tenaga kerja nasional.
 
Dari sisi produksi, aktivitas pembangunan perumahan telah memberikan kontribusi 13,6 persen pada PDB nasional 2020. Dari sisi pengeluaran, setiap pembangunan atau penjualan rumah tinggal tercatat di Investasi (PMTB) bangunan dengan porsi mencapai 14,46 persen PDB nasional 2020.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif