Cabai Rawit. Foto : MI.
Cabai Rawit. Foto : MI.

Kenaikan Harga Cabai Rawit dan Minyak Goreng Sumbang Inflasi di Desember 2021

Eko Nordiansyah • 03 Januari 2022 12:40
Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut kenaikan harga sejumlah komoditas seperti cabai rawit dan minyak goreng menjadi penyebab inflasi pada akhir tahun lalu. Inflasi pada Desember 2021 tercatat sebesar 0,57 persen.
 
Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan penyumbang utama inflasi pada Desember 2021 adalah kelompok makanan minuman dan tembakau. Dengan inflasi 1,61 persen, kelompok ini memberikan andil inflasi sebesar 0,41 persen.
 
"Cabai rawit ini memberi andil 0,11 persen, kemudian minyak goreng dengan andil 0,08 persen dan juga telur ayam ras dengan andil 0,05 persen," kata dia dalam video conference, Senin, 3 Januari 2022.

Ia menambahkan andil inflasi juga disumbangkan oleh kelompok transportasi. Kelompok transportasi tercatat mengalami inflasi sebesar 0,62 persen pada Desember 2021, dengan andil terhadap inflasinya sebesar 0,07 persen.
 
"Pada kelompok transportasi, inflasi lebih disebabkan kenaikan tarif angkutan udara dengan andil sebesar 0,06 persen," ungkapnya.
 
Pada Desember 2021, inflasi tahun kalender sama dengan inflasi dari tahun ke tahun yaitu sebesar 1,87 persen. Dari 90 kota IHK yang dipantau oleh BPS, ada 88 kota yang mengalami inflasi, sedangkan dua kota mengalami deflasi.
 
Inflasi tertinggi terjadi di Jayapura yang mencapai 1,91 persen, dan inflasi terendah terjadi di Pekanbaru sebesar 0,07 persen. Sedangkan deflasi terjadi di Dumai sebesar minus 0,13 persen dan Bukittinggi minus 0,4 persen.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan