Menko Perekonomian Airlangga Hartarto - - Foto: dok Kemenko Perekonomian.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto - - Foto: dok Kemenko Perekonomian.

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemerintah Genjot Vaksinasi Booster

Eko Nordiansyah • 30 Juni 2022 10:54
Jakarta: Pemerintah mewaspadai tren kenaikan kasus harian covid-19 dalam beberapa waktu terakhir penyebaran varian dan subvarian baru omicron. Pemerintah tetap menjalankan kebijakan PPKM dengan terus mendorong pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga (booster).
 
Per 28 Juni 2022, tambahan kasus harian nasional sebanyak 2.167 kasus, yang menjadikan jumlah kasus aktif menjadi sebesar 15.310 kasus, dengan sumber transmisi penularan kasus dari lokal sebanyak 2.090 kasus dan dari luar negeri (PPLN) sebanyak 77 kasus.
 
Angka Reproduksi Kasus Efektif (Rt) nasional Indonesia juga tetap stabil 1,00 (laju penularan terkendali). Rt per Pulau juga tetap di sekitar 1,00 kecuali Bali (1,01). Sementara, Kasus Kematian Harian masih sangat rendah hanya sebanyak dua kasus (CFR 2,58 persen).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Untuk positivity rate harian masih dalam level aman yakni kurang dari lima persen, namun menunjukkan tren peningkatan dari sebesar 1,31 persen menjadi 3,46 persen, dengan positivity rate mingguan sebesar 3,57 persen," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan tertulis, Kamis, 30 Juni 2022.
 
Kasus Harian di luar Jawa-Bali masih sangat rendah, yaitu 61 kasus atau 2,81 persen dari kasus harian nasional, dan tidak terlihat kenaikan tren kasus. Hal ini menyebabkan Kasus Aktif di luar Jawa-Bali juga sangat rendah, 3,81 persen dari nasional atau 584 kasus dari total 15.310 kasus.
 
"Kasus tertinggi terjadi di Provinsi Sumatra Utara, dengan Kasus Harian sebanyak 8 kasus dan total Kasus Aktif sebanyak 54 kasus, dan angka ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan di Jawa-Bali," ungkapnya.
 
Baca juga: 14,5 Juta Lansia Terlindungi Vaksin Covid-19 Dosis Lengkap

 
Secara keseluruhan, Level Asesmen di 27 provinsi luar Jawa-Bali masih terjaga baik. Transmisi komunitas terus terjaga rendah pada Level 1 di semua provinsi di luar Jawa Bali.
 
Sebanyak 23 provinsi masih memiliki Kapasitas Respon Terbatas, diakibatkan dari testing atau tracing yang Terbatas, satu provinsi memiliki Kapasitas Respons Sedang, yaitu Kalimantan Timur, dan tiga provinsi memiliki Kapasitas Respon Memadai yakni Kepulauan Riau, Kalimantan Utara, dan Jambi.
 
Capaian vaksinasi di luar Jawa Bali masih rendah karena terdapat dua provinsi yang capaian vaksinasi dosis-1 masih di bawah 70 persen yaitu Papua Barat dan Papua. Untuk vaksinasi dosis-2 masih ada 10 provinsi yang capaiannya di bawah 70 persen. Sedangkan untuk vaksinasi dosis-3 masih ada 23 provinsi yang capaiannya di bawah 30 persen.
 
Untuk vaksinasi lansia dosis-1 terdapat tujuh provinsi di luar Jawa-Bali yang pencapaiannya kurang dari 70 persen, dan vaksinasi dosis-2 masih ada 11 provinsi di bawah 50 persen, dan empat provinsi di atas 70 persen.
 
"Vaksinasi booster tetap terus diakselerasi, mengingat kasus harian dan kasus aktif sudah mulai meningkat, diperkirakan bisa mencapai puncaknya dalam beberapa minggu ke depan. Masyarakat pun terus kami imbau untuk kembali mendisiplinkan diri dalam menjalankan protokol kesehatan," pungkas dia.
 
(HUS)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif